Liga RMOL
Liga RMOL Mobile
Dimensy Mobile
Farah.ID
Dimensy
Farah.ID

TNI AL Berduka, Pilot dan Kopilot Pesawat Udara G-36 Bonanza T-2503 Gugur dalam Bertugas

LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA WAHANAPUTRA
  • Kamis, 08 September 2022, 22:57 WIB
TNI AL Berduka, Pilot dan Kopilot Pesawat Udara G-36 Bonanza T-2503 Gugur dalam Bertugas
Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono/Ist
TNI Angkatan Laut memastikan pilot dan kopilot pesawat udara jenis G-36 Bonanza T-2503 milik TNI Angkatan Laut yang jatuh di Alur Pelayaran Barat Surabaya (APBS) pada Rabu pagi (7/9), meninggal dunia.

Pilot pesawat tersebut adalah Lettu Laut (P) Judistira Eka Permady, yang kesehariannya menjabat sebagai Wadan Pesud 2 Flight II Ron 200.

Judistira Eka merupakan alumni AAL Angkatan 62, ia meninggalkan seorang istri yang saat ini sedang hamil 8 bulan.

Sementara kopilot atas nama Letda Laut (P) Dendy Kresna Bakti Sabila yang menjabat sebagai Wadan Pesud 1 Flight II Ron 600 merupakan alumni PSDP XXX.

Dendy Kresna meninggalkan seorang istri dan seorang anak. Adapun istri dari Letda Dendy juga seorang perwira TNI AL berpangkat Letnan Dua.

Kini kedua prajurit yang gugur mendapatkan kenaikan pangkat satu tingkat lebih tinggi menjadi Kapten Anumerta dan Lettu Anumerta.

Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono juga menegaskan akan memperhatikan kedua keluarga pilot yang ditinggalkan.

"Skep kenaikan pangkatnya sudah jadi, tentunya sebagai penghargaan karena mereka meninggal dunia dalam melaksanakan tugas," tegas Yudo kepada wartawan, Kamis (8/9).

Rencananya, kedua jenazah akan dimakamkan esok hari tanggal 9 September 2022 selesai shalat Jumat di Taman Makam Bahagia TNI AL Desa Gisik Gebang, Kelurahan Gisik Cemandi, Kecamatan Sedati, Kabupaten Sidoarjo.

Pesawat udara jenis G-36 Bonanza T-2503 milik TNI Angkatan Laut jatuh di Alur Pelayaran Barat Surabaya (APBS) pada Rabu pagi (7/9).

Pesawat tersebut mengalami kecelakaan saat melaksanakan Latihan Air Defence Exercise (ADEX) SIAGA ARMADA II dengan unsur-unsur KRI di jajaran Koarmada II.

Usai musibah terjadi, pilot dan copilot ditemukan oleh tim dan langsung di evakuasi ke RSAL.

Sementara untuk pesawat juga telah berhasil diangkat dengan menggunakan KRI Soputan-923.

ARTIKEL LAINNYA