Farah.ID
Farah.ID

Sufmi Dasco Ahmad: Rencana Pembelian Dan Anggaran Alutsista Kemhan Adalah Rahasia Negara

LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK
  • Senin, 31 Mei 2021, 14:01 WIB
Sufmi Dasco Ahmad: Rencana Pembelian Dan Anggaran Alutsista Kemhan Adalah Rahasia Negara
Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad/RMOL
Pimpinan DPR RI enggan mengomentari soal rencana anggaran pembelian alat utama sistem persenjataan (alutsista) oleh Kementerian Pertahanan yang direncanakan akan memakai anggaran senilai Rp 1.788.228.482.251.470 (kuadriliun).

Dikatakan Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad, secara prinsip rencana pembelian dan anggaran yang disiapkan untuk Alutsista adalah rahasia negara.

"Kalau soal Alutsista apa yang mau dibeli, berapa anggarannya itu adalah rahasia negara," ujar Dasco di Gedung Nusantara II, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (31/5).

Dasco pun meminta data tersebut diklarifikasi kepada Kementerian Pertahanan dan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) soal rencana pembelian Alutsista tersebut.

Ketua Harian DPP Partai Gerindra ini mengatakan, yang dia ketahui saat ini Menteri Pertahanan Prabowo Subianto masih berkeliling ke pabrik Alutsista untuk mencari harga terbaik.

"Pak Prabowo rajin ke pabrik-pabrik untuk mengecek peralatan, melakukan negosiasi supaya agak berkurang (harganya). Sehingga apa yang disampaikan itu saya pikir musti dicek dulu kebenarannya," pungkasnya.

Sebelumnya, Kemenhan berencana membeli alat utama sistem persenjataan (Alutsista) TNI.

Rencana itu tertuang dalam rancangan Peraturan Presiden (Perpres) tentang Pemenuhan Kebutuhan Alat Peralatan Pertahanan dan Keamanan Kementerian Pertahanan dan Tentara Nasional Indonesia Tahun 2020-2024 (Alpalhankam).

Dalam rancangan Perpres itu tertulis Menteri Pertahanan Prabowo Subianto adalah orang yang merancang kebutuhan Alpalhankam Kemenhan dan TNI.

Dalam rancangan Perpres itu tertulis angka yang dibutuhkan untuk membeli alutsista adalah 124.995.000 dolar, yang jika dikonversikan ini sekitar Rp 1.788.228.482.251.470 (kuadriliun).

Anggaran ini meliputi untuk akuisisi Alpalhankam sebesar 79.099.625.314 dolar AS, untuk pembayaran bunga tetap selama 5 Renstra sebesar 13.390.000.000 dolar AS, untuk dana kontingensi serta pemeliharaan dan perawatan Alpalhankam sebesar  32.505.274.686 dolar AS.

Kemudian pada rancangan Perpres ini juga disebutkan Kemenhan akan meminjam uang kepada negara asing. Rencana peminjaman juga sudah tertuang dalam rancangan Perpres ini.

"Renbut (perencana kebutuhan) sebagaimana dimaksud pada ayat (1) telah teralokasi sejumlah  20.747.882.720 dolar AS pada Daftar Rencana Pinjaman Luar Negeri Jangka Menengah Khusus Tahun 2020-2024. Selisih dari Renbut sejumlah 104.247.117.280 dolar AS yang akan dipenuhi pada Renstra Tahun 2020-2024," bunyi rancangan Perpres Alpalhankam.

ARTIKEL LAINNYA