Respons Serangan Di Mabes Polri, Suparji Ahmad: Kasus Harus Diungkap Terang Benderang

Pakar hukum hidana, Suparji Ahmad/Net

Berbagai kalangan mengutuk keras aksi teror yang beberapa hari ini terjadi, selain di Makassar Rabu (31/3) kemarin seorang perempuan menyerang Mabes Polri.

Pakar hukum hidana, Suparji Ahmad juga mengutuk keras segala praktik terorisme. Menurutnya, tindakan teror tidak ada pembenarannya sama sekali.

"Saya mengutuk dengan keras aksi terorisme. Setelah bom Makassar, kini terjadi penyerangan di Mabes Polri oleh seorang wanita," demikian kata Suparji, Kamis (01/04).

Pasca rentetan teror akhir-akhir ini, ia berharap kepada masyarakat dan aparat meningkatkan kewaspadaan terhadap terorisme.

Namun demikian, Suparji mengatakan publik tidak perlu berspekulasi berlebihan sehingga menimbulkan kegaduhan.

"Semua pihak perlu untuk meningkatkan kewaspadaan. Polri juga harus meningkatkan deteksi dini terhadap terorisme," jelasnya.

Suparji juga menyebut, penyerangan di Mabes Polri perlu diungkap secara transparan. Sebab, yang menjadi target adalah adalah kantor Pusat Kepolisian Republik Indonesia.

"Kasus itu harus diungkap secara terang benderang pelaku dan keberadaan atau kepemilikan senjata. Bagaimana pelaku bisa masuk kemudian melepaskan tembakan?" ucapnya.

"Tentang senjata yang digunakan, apakah senjata api atau air gun perlu dijelaskan lebih detail," sambung akademisi Universitas Al-Azhar Indonesia ini.

Selain itu, perlu ada upaya lebih intensif menyelesaikan akar permasalahan yang menyebabkan terjadi aksi teroris.

Terakhir, ia menilai tindakan Polisi yang langsung menembak mati pelaku sudah tepat. Hal itu perlu dilakukan agar tidak timbul korban.

Kolom Komentar


Video

Rekaman CCTV Kecelakaan Di Cileungsi, Mobil Box Parkir Ditabrak Mobil Box

Selasa, 20 April 2021
Video

Tanya Jawab Cak Ulung • Reshuffle Kabinet: Inisial M dan Sowannya Nadiem ke Megawati

Kamis, 22 April 2021

Artikel Lainnya

KSAL: KRI Nanggala 402 Dalam Kondisi Baik Dan Layak Tempur
Keamanan

KSAL: KRI Nanggala 402 Dalam..

22 April 2021 14:21
Pencarian Nanggala 402, TNI AL Dirikan Crisis Center Di Surabaya Dan Banyuwangi
Keamanan

Pencarian Nanggala 402, TNI ..

22 April 2021 13:42
Bersama KSAL, Panglima TNI Tinjau Langsung Pencarian Nanggala-402
Keamanan

Bersama KSAL, Panglima TNI T..

22 April 2021 10:24
19 Orang Jadi Target Pembunuhan KKB, TNI-Polri Langsung Siaga Patroli Di Ilaga
Keamanan

19 Orang Jadi Target Pembunu..

21 April 2021 14:41
Sebagai Prajurit Profesional, Wanita TNI Memiliki Peran Ganda
Keamanan

Sebagai Prajurit Profesional..

21 April 2021 12:37
Telan Anggaran Rp100 Miliar, TNI AD Bangun Penjara Super Canggih
Keamanan

Telan Anggaran Rp100 Miliar,..

20 April 2021 20:59
Prajurit TNI AD Yang Membelot Jadi KKB Bawa Kabur 70 Peluru 5,56 MM
Keamanan

Prajurit TNI AD Yang Membelo..

20 April 2021 20:09
Panglima TNI: Kerjasama Pertahanan Indonesia-Singapura Perlu Tetap Dijaga
Keamanan

Panglima TNI: Kerjasama Pert..

20 April 2021 17:19