Hanya Gertak Sambal, Egianus Kogoya Makin Terdesak Paska Markas OPM Berhasil Dikuasai TNI-Polri

Aparat keamanan berhasil kuasai markas KKB-OPM/Net

Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di bawah pimpinan Egianus Kogoya saat ini semakin terdesak, karena markas kelompoknya yang ada di Kampung Paro, Markas Dumit telah terendus aparat.

Selain itu, Kamp Lama, Markas KKB pimpinan Egianus Kogoya di Kenyam, Nduga telah berhasil direbut dan dikuasai TNI-Polri, Sabtu lalu (27/3).

KKB di bawah pimpinan Egianus Kogoya sering kali memunculkan konflik di Papua dengan mengusung ide separatisme, dan menggunakan cara-cara kekerasan bahkan tidak ragu membunuh masyarakat yang tidak sejalan dengan ideologi mereka.

Kelompok KKB sering membuat kericuhan di Kenyam, Kabupaten Nduga dan seruan-seruan provokasi kepada TNI-Polri, baik berupa tindakan penyerangan bersenjata dan juga provokasi video.

Cara-cara andalan kelompok ini adalah menggunakan media sosial dan media online seperti di grup Facebook, Twitter dan website yang mereka kelola, sering kali mereka memunculkan video dari gunung-gunung dengan narasi yang menantang TNI-Polri, menyebutkan bahwa aparat keamanan tidak akan bisa menguasai wilayah mereka di Kenyam, Kabupaten Nduga.

Kelompok KKB di Kenyam, Nduga akan mengejar dan menyerang aparat keamanan dimanapun dan kapanpun. Mereka juga menyatakan tidak akan mundur satu langkah pun dari markas mereka bahkan beberapa waktu yang lalu secara terangan-terangan mereka menantang aparat TNI-Polri untuk perang terbuka.

Namun pada kenyataannya kelompok KKB pimpinan Egianus Kogoya kabur terbirit-birit dari markas mereka. Kamp Lama yang berada di Kenyam, merupakan lokasi pembuatan video provokasi dan pernyataan perang terhadap TNI-Polri dan disebar melalui media sosial.

Humas Satgas Nemangkawi, Kombes Pol. Iqbal Al Qudussy menyampaikan pendapatnya, kelompok separatis di Papua sebenarnya tidak perlu terlalu ditanggapi, karena mereka semua sudah terdesak dan banyak yang menyerahkan diri.

"Pesan-pesan mereka hanya gertak sambal, tetapi TNI-Polri akan terus melindungi masyarakat Papua, jangan sampai ada korban dari kelompok gertak sambal ini," ujarnya, Kamis (1/4).

Iqbal juga berharap masyarakat Papua lebih baik fokus membangun ekonomi di Papua dan mempersiapkan PON XX, untuk menunjukkan daya saing dan potensi-potensi SDM Papua yang diyakininya sudah sangat siap bersaing di kancah nasional.

Kolom Komentar


Video

Rekaman CCTV Kecelakaan Di Cileungsi, Mobil Box Parkir Ditabrak Mobil Box

Selasa, 20 April 2021
Video

Tanya Jawab Cak Ulung • Reshuffle Kabinet: Inisial M dan Sowannya Nadiem ke Megawati

Kamis, 22 April 2021

Artikel Lainnya

KSAL: KRI Nanggala 402 Dalam Kondisi Baik Dan Layak Tempur
Keamanan

KSAL: KRI Nanggala 402 Dalam..

22 April 2021 14:21
Pencarian Nanggala 402, TNI AL Dirikan Crisis Center Di Surabaya Dan Banyuwangi
Keamanan

Pencarian Nanggala 402, TNI ..

22 April 2021 13:42
Bersama KSAL, Panglima TNI Tinjau Langsung Pencarian Nanggala-402
Keamanan

Bersama KSAL, Panglima TNI T..

22 April 2021 10:24
19 Orang Jadi Target Pembunuhan KKB, TNI-Polri Langsung Siaga Patroli Di Ilaga
Keamanan

19 Orang Jadi Target Pembunu..

21 April 2021 14:41
Sebagai Prajurit Profesional, Wanita TNI Memiliki Peran Ganda
Keamanan

Sebagai Prajurit Profesional..

21 April 2021 12:37
Telan Anggaran Rp100 Miliar, TNI AD Bangun Penjara Super Canggih
Keamanan

Telan Anggaran Rp100 Miliar,..

20 April 2021 20:59
Prajurit TNI AD Yang Membelot Jadi KKB Bawa Kabur 70 Peluru 5,56 MM
Keamanan

Prajurit TNI AD Yang Membelo..

20 April 2021 20:09
Panglima TNI: Kerjasama Pertahanan Indonesia-Singapura Perlu Tetap Dijaga
Keamanan

Panglima TNI: Kerjasama Pert..

20 April 2021 17:19