3 Kapal Perang AS Konvoi Di Laut Sumatera, Begini Penjelasan Kadispen AL

Kapal Induk AS USS Nimitz dan dua kapal perang AS lainnya dipantau dari kapal perang milik TNI AL saat melintas di sekitar perairan Indonesia/Ist

Perairan Indonesia kembali dilintasi kapal asing. Tak tanggung-tanggung, yang kali ini melintasi laut di wilayah Indonesia adalah kapal induk milik Amerika Serikat, USS Nimitz berkode CVN 68.

Kapal induk ini dikawal dua kapal perusak USS Princeton (CG-59) dan USS Sterett (DDG-104). Konvoi 3 kapal perang milik AS ini diketahui melintasi perairan timur Sumatera pada Jumat kemarin (5/2).

Namun demikian, kehadiran militer asing ini bukan tidak diketahui oleh pihak keamanan dalam hal ini TNI Angkatan Laut.

Menurut Kadispen AL, Laksma TNI Julius Widjojono, seluruh kapal milik militer AS tersebut melintas dengan menaati hukum internasional.

"Benar (ada kapal induk AS melintas). Sedang melakukan hak lintas transit. Hukum internasional mereka patuhi," jelas Julius, Sabtu (6/2).

Julius menambahkan, USS Nimitz dan 2 kapal pengawal melaju menuju Laut Natuna Utara. Seluruh kapal perang AS tersebut juga sudah berkomunikasi dengan otoritas di Indonesia, dalam hal ini TNI AL.

"Betul ke LCS. Operasi keamanan laut (TNI AL) sudah terprogram dan terencana, baik operasi mandiri dan atau operasi di bawah kendali Panglima TNI," tambahnya.

Pergerakan dan aktivitas ketiga kapal perang AS tersebut dipantau secara terus menerus oleh Puskodal Guskamla Koamada I. Kemudian ditindaklanjuti pemantauan oleh KRI yang sedang melaksanakan operasi di Selat Malaka dan operasi pengamanan perbatasan Indonesia-Singapura di Selat Singapur BKO Guskamla Koarmada I.

Unsur KRI tersebut antara lain KRI Todak-631, KRI Halasan-630, KRI Krait-827, KRI Pari-849 dan KRI Sikuda-863, serta Pesawat Udara Patmar Cassa P-8203 saat melintas di Selat Malaka.

Koarmada I menjelaskan, pada akhir pelaksanaan passing dengan Konvoi Kapal Perang US Navy dilaksanakan komunikasi menggunakan flash light, disampaikan pesan 'Bon Voyage' sebagai bentuk diplomasi Angkatan Laut saat konvoi kapal tersebut berada di perairan yurisdiksi nasional Indonesia.
EDITOR: AGUS DWI

Kolom Komentar


Video

Jendela Usaha • Peluang Budidaya Ubi Jalar

Rabu, 24 Februari 2021
Video

Gunung Gede Pangrango kembali terlihat lagi dari Kota Jakarta

Rabu, 24 Februari 2021
Video

Tanya Jawab Cak Ulung • Melacak Tokoh Potensial 2024

Kamis, 25 Februari 2021

Artikel Lainnya

KKB-OPM Papua Dinilai Layak Dikategorikan Teroris
Keamanan

KKB-OPM Papua Dinilai Layak ..

07 Maret 2021 23:56
Kapen Kogabwilhan III Pastikan Korban Kontak Tembak Di Sugapa Adalah KSB Papua
Keamanan

Kapen Kogabwilhan III Pastik..

07 Maret 2021 22:52
Jenazah Kopda Anumerta Dedy Irawan Dimakamkan Di TMP Taman Bahagia Riau
Keamanan

Jenazah Kopda Anumerta Dedy ..

03 Maret 2021 14:38
Marsekal Hadi Terima Kunjungan Letjen Suryo Prabowo
Keamanan

Marsekal Hadi Terima Kunjung..

02 Maret 2021 21:09
Cetak Sniper Terbaik, Yontaifib TNI AL Gelar Latihan Menembak
Keamanan

Cetak Sniper Terbaik, Yontai..

01 Maret 2021 23:18
Satu KSB Meninggal Usai Kontak Senjata Dengan TNI Di Intan Jaya
Keamanan

Satu KSB Meninggal Usai Kont..

28 Februari 2021 12:59
TNI AL Berangkatkan KRI Sultan Iskandar Muda Bawa Kontingen Garuda XXVIII-M Laksanakan Misi Perdamaian Dunia Ke Lebanon
Keamanan

TNI AL Berangkatkan KRI Sult..

27 Februari 2021 23:31
TNI AL Lanal Dumai Tangkap Penumpang Speed Tambang Bawa Narkoba Jenis Sabu
Keamanan

TNI AL Lanal Dumai Tangkap P..

27 Februari 2021 18:18