Dalam Operasi Tiga Hari Densus 88 Ringkus 7 Terduga Teroris, Ini Keterlibatanya

Densus 88 Antiteror/Ist

Upaya penegakan hukum dalam rangka preventive strike terhadap tindak pidana terorisme, Detasemen Khusus (Densus) Antiteror 88 melakukan operasi selama tiga hari dan berhasil meringkus terduga teroris di wilayah hukum Polda Banten, Lampung, Sumatera Barat dan Kepulauan Riau.

"Pada tanggal 6, 7 dan 8 November 2020 Densus 88 AT Polri telah melaksanakan preventive strike di 4 wilayah sebagai bentuk atau upaya pencegahan sebelum terjadinya tindak pidana terorisme, kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Awi Setiyono kepada wartawan di Mabes Polri, Senin (9/11).

Awi merinci, di wilayah Lampung tim Densus 88 menangkap 4 terduga teroris secara maraton pada Jumat 6 November, yakni SA (36), warga Metro Lampung yang usaha bengkel. Keterlibatannya, bergabung dengan Jamaah Islamiyah (JI) sejak 2003, SA merupakan alumni pendidikan JI di program Sedika Sisba Tajhiz
tahun 2010 dan melakukan weapon training (latihan senjata) di hutan jati Blora/Cepu tahun 2016.
Lalu S (45) warga Tanjung Pura itu memiliki keterlibatan dengan kelompok JI lantaran membantu dana persembunyian Kepala Sekolah Muslim Adira dan mengikuti weapon training yang dilatih oleh Bagja (tsk terduga teroris lain) pada saat di Lampung.

I, (44) seorang pedagang warga Gading Rejo, Pringsewu, Lampung. I mulai bergabung dengan JI sejak 2003, ia juga donatur program jihad global. Lalu RK (34) warga Pringsewu, Lampung berperan sebagai sekretaris sekolah Muslim Adira.

Sementara yang ditangkap di Banten, yakni AZ (45) warga Gunung Sulah, Way Halim, Bandar Lampung. AZ merupakan ketua JI wilayah Barat dan ia ikut pelatihan menembak di Lampung.

Di Sumatera Barat, Densus mengamankan AD alias S alias Abu Singgalang (39) warga Koto Tangah Batu, berkerja sebagai supir. AD ini bukan kelompok JI melainkan Jamaah Ansharut Daullah (JAD). AD merupakan Ansor (pemimpin) wilayah Daullah Sumbar.  

Tercatat, AD pernah merencanakan amaliyah dengan menyerang polisi yang dinas di Polsek Akabilur, mengajak MA (ikhwan asal Batam yang merupakan adik saudara AD untuk amaliyah menggunakan senjata PCP dan senpi rakitan, memiliki rencana hijrah ke Filipina dan gabung dengan MIT Poso.

Lalu MA alias Abu Fatif (34) satu terduga teroris lainya ditangkap di Batam, Kepulauan Riau. MA merupakan JAD Batam. Merencanakan amaliyah dengan kakaknya AD (sudah ditangkap) JAD Sumbar, untuk membunuh anggota Polsek Akabiluru denga menggunakan senpi rakitan laras pendek dan senapan angin PCP milik AD.

Terhadap mereka dijerat dengan pasal 7 dan Pasal 13 huruf c UU 5/2018 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti UU 1/2002 tentang pemberantasan Terorisme dengan ancaman pidana penjara paling lama seumur hidup;

Pasal 1 ayat 1 UU Darurat 12/1951 tentang Kepemilikan Senjata Api / amunisi dengan ancaman hukuman mati atau hukuman penjara seumur hidup atau hukuman penjara sementara setinggi-tingginya 20 tahun.
EDITOR: IDHAM ANHARI

Kolom Komentar


Video

Pendemi Covid-19, Ilhami Sari Rogo Wujudkan Agrowisata Unila dan Hortipark Pesawaran

Selasa, 01 Desember 2020
Video

Sari Rogo Dan Kerikil Agrowisata Unila

Selasa, 01 Desember 2020
Video

Anies Baswedan Positif Covid-19

Selasa, 01 Desember 2020

Artikel Lainnya

Aksi Mahasiswa Papua Di Monas, Peringati Kemerdekaan Papua Barat
Keamanan

Aksi Mahasiswa Papua Di Mona..

01 Desember 2020 15:26
Pasukan Khusus TNI Telah Diterbangkan Bantu Satgas Tinombala Tumpas MIT
Keamanan

Pasukan Khusus TNI Telah Dit..

01 Desember 2020 14:33
Gus Nabil PDIP Minta Polisi Terbuka Soal Insiden Pembunuhan Di Sigi
Keamanan

Gus Nabil PDIP Minta Polisi ..

28 November 2020 22:21
Setara Institute Minta Satgas Tinombala Optimal Buru Kelompok MIT
Keamanan

Setara Institute Minta Satga..

28 November 2020 19:15
Forum Satu Bangsa Minta Polisi Usut Dugaan Pembakaran Gereja Dan Pembunuhan Di Sigi
Keamanan

Forum Satu Bangsa Minta Poli..

28 November 2020 12:48
KKB Kembali Serang TNI, Tiga Prajurit Terluka Dan Diangkut Helikopter
Keamanan

KKB Kembali Serang TNI, Tiga..

27 November 2020 03:31
Harapan Tokoh Papua: Pangdam Baru Harus Tindak Tegas Pengacau Keamanan
Keamanan

Harapan Tokoh Papua: Pangdam..

24 November 2020 03:24
Penurunan Baliho Habib Rizieq Direstui Panglima, Tapi Tidak Ada Perintah Langsung
Keamanan

Penurunan Baliho Habib Rizie..

24 November 2020 02:55