Datangi KSAD, LPSK Serahkan CCTV Insiden Penyerangan Mapolsek Ciracas

KSAD Jenderal TNI Andika Perkasa/Net

Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) mendatangi Markas Besar TNI Angkatad Darat (Mabes AD) untuk memberikan rekaman CCTV terkait insiden perusakan Mapolsek Ciracas beberapa waktu lalu.

Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa menerima langsung Ketua LPSK berikut rekaman CCTV insiden yang cukup mencekam itu.

Dalam pertemuan tersebut Ketua LPSK, Hasto Atmojo Suroyo juga menyampaikan keinginan kerja sama dengan pihak TNI AD untuk mendukung salah tugas pokok LPSK, dalam hal ini membantu melindung saksi dan para korban insiden perusakan Maposek Ciracas.⁣

“Oleh karena itu kami merasa kalau perlindungan yang diberikan LPSK biasanya dari jajaran Kepolisian, kalau dimungkinkan kami barangkali bisa meminta bantuan dari jajaran TNI terutama TNI AD bisa dibantu untuk menjalankan perlindungan,” ujar Hasto seperti dalam video yang diunggah akun Youtube resmi TNI AD, yang dilihat redaksi, Sabtu (7/11).  

Mendengar tawaran itu, Jenderal TNI Andika Perkasa menyambut baik, bahkan langsung memberikan arahan kepada Direktur Hukum Angkatan Darat, Brigjen TNI dr. Tetty Melina.⁣

“Kenapa tidak pak, pasti bisa, ini Direktur Hukum saya pak, Brigjen Tetty. Coba ciptakan mekanisme misalnya dalam persidangan itu dia tidak perlu hadir, tetapi melalui vcon dan hanya boleh dilihat oleh majelis hakim, sehingga sesuai dengan kebutuhan yang ditentukan dari persidangan dan hakim, tetapi saat bersamaan kita bisa juga melindungi semaksimal mungkin,” jawab Kasad.⁣

Hasto Atmojo Suroyo, mewakili lembaga perlindungan saksi dan korban (LPSK), memberikan apresiasi kepada Kasad Jenderal TNI Andika Perkasa selaku pimpinan tertinggi TNI Angkatan Darat, atas tindak cepat untuk memberikan perhatian dan ganti rugi kepada para korban insiden perusakan Mapolsek Ciracas.⁣

Dalam penyerangan Mapolsek Ciracas, serta perusakan aset warga di Ciracas dan Pasar Rebo, Jakarta Timur, sebanyak 66 prajurit TNI telah ditetapkan sebagai tersangka.

Total jumlah tersangka itu terdiri dari 58 prajurit TNI AD, tujuh dari TNI AL, dan satu tersangka dari TNI AU.

Penyerangan ini bermula dari kabar bohong mengenai penganiayaan yang dialami Prada MI kepada rekan-rekannya yang berujung penyerangan Mapolsek Ciracas dan sekitarnya.
EDITOR: IDHAM ANHARI

Kolom Komentar


Video

Detik-detik Terakhir Ustaz Tengku Zulkarnain

Selasa, 11 Mei 2021
Video

Kok Jadi Kontroversial, Padahal Begini Test Wawasan Kebangsaan Pegawai KPK

Selasa, 11 Mei 2021
Video

Obrolan Bareng Bang Ruslan • Pemerintah Harusnya Jaga Perasaan Rakyat

Selasa, 11 Mei 2021

Artikel Lainnya

Bangunan Yang Dibakar OPM Di Ilaga Ternyata Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat
Keamanan

Bangunan Yang Dibakar OPM Di..

10 Mei 2021 05:54
Kembali Tebar Teror, Kelompok Teroris OPM Tembaki Polsek dan Bakar Rumah Penduduk Ilaga Papua
Keamanan

Kembali Tebar Teror, Kelompo..

08 Mei 2021 02:51
Di Hadapan Anggota DPR, Panglima TNI: Tenggelamnya KRI Nanggala-402 Kehilangan Bagi Kita Semua
Keamanan

Di Hadapan Anggota DPR, Pang..

06 Mei 2021 16:54
Panglima TNI Izin Ke Komisi I Petang Ini Akan Terbang Ke Papua Bareng Kapolri
Keamanan

Panglima TNI Izin Ke Komisi ..

06 Mei 2021 15:16
LIPI: Lebel Teroris Berpotensi Memicu Eskalasi Kekerasan Dan Menghambat Perdamaian Papua
Keamanan

LIPI: Lebel Teroris Berpoten..

06 Mei 2021 13:52
KKB Dilabeli Teroris, Pemerintah Disarankan Maksimalkan Pendekatan Kesejahteraan Ke Rakyat Papua
Keamanan

KKB Dilabeli Teroris, Pemeri..

06 Mei 2021 04:58
Diancam Teroris OPM, Kepala Suku Kimak: Jangan Takut, Aparat TNI-Polri Jaga Papua
Keamanan

Diancam Teroris OPM, Kepala ..

05 Mei 2021 13:45
Kementerian Prabowo Buka Pendaftaran 'Wajib Militer' Awal Juni 2021
Keamanan

Kementerian Prabowo Buka Pen..

04 Mei 2021 23:54