Lagi, Bakamla Tangkap Kapal Vietnam Di Perairan Indonesia

Penangkapan kapal asing asal Vietnam oleh Bakamla/Ist

Sebuah kapal ikan asing yang masuk ke wilayah perairan Indonesia ditangkap Bakamla RI.

Kali ini, Bakamla dalam gelar operasi cegah tangkal mengamankan kapal ikan asing (KIA) asal Vietnam usai dicurigai melakukan tindak penangkapan ikan secara ilegal, Kamis (29/10).

"KIA asal Vietnam tersebut ditangkap di sisi sebelah dalam dari wilayah overlapping claim dengan Vietnam, sekitar 30 nm arah selatan dari garis klaim vietnam, tepatnya di Perairan Natuna Utara," kata Kabag Humas dan Protokol Bakamla RI, Kolonel Bakamla Wisnu Pramandita dalam keterangan tertulisnya, Jumat (30/10).

Ia menjelaskan, KN Pulau Nipah 321 saat melaksanakan patroli di Barat Laut Kepulauan Anambas mendeteksi adanya kontak radar sekitar pukul 14.48 WIB yang diduga berasal dari kapal ikan asing.

Komandan KN Pulau Nipah 321, Letkol Bakamla Anto Hartanto kemudian memerintahkan untuk menambah kecepatan dan mengubah halu menuju sasaran.

Pada jarak sekitar seribu yard dengan menggunakan teropong, terlihat visual kapal ikan sedang melaksanakan penangkapan ikan. Pada saat yang bersamaan kapal ikan tersebut tampak memutus jaring yang telah ditebar di perairan sekitarnya.

"Kapal mereka sempat berusaha melarikan diri, akhirnya kapal ikan Vietnam dengan nomor lambung TG 9583 TS menyerah dan dapat diperiksa serta dilakukan penggeledahan," lanjut Wisnu Pramandita.

Saat dilakukan pemeriksaan awal, kapal tersebut membawa serta 20 orang anak buah kapal (ABK), dan palkanya terisi setengah dengan jenis ikan campuran.

Tidak sampai berselang satu jam kemudian, KN Pulau Nipah juga berhasil mengamankan kapal ikan Vietnam lainnya dengan nomor lambung TG 9489 TS. Sama halnya dengan KIA Vietnam yang ditangkap sebelumnya, kapal tersebut memuat sejumlah hasil tangkapan ikan campur dan membawa 5 orang ABK.

"Direktur Operasi Laut Bakamla, Laksma Bakamla Suwito telah berkordinasi dengan pihak Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Batam untuk proses penyidikan lebih lanjut terhadap kedua kapal ikan asing tersebut," tandasnya.
EDITOR: DIKI TRIANTO

Kolom Komentar


Video

Sebelum Mbak You, Arief Poyuono Sudah Ramalkan Kalabendu

Jumat, 15 Januari 2021
Video

BINCANG SEHAT • Memandang Pandemi Dari Kacamata Relawan

Jumat, 15 Januari 2021
Video

RMOL World View • Menjaga Gawang Pertahanan Indonesia

Senin, 18 Januari 2021

Artikel Lainnya

Fakta Dan Dugaan Pelanggaran Kapal China Yang Masuk Ke Perairan Selat Sunda
Keamanan

Fakta Dan Dugaan Pelanggaran..

19 Januari 2021 14:48
Kapal China Masuk RI Lagi, Komitmen Pemerintah Tingkatkan Kapabilitas Alutsista Dipertanyakan
Keamanan

Kapal China Masuk RI Lagi, K..

18 Januari 2021 15:56
Pemerintah Disarankan Tetapkan OPM Sebagai Organisasi Teroris
Keamanan

Pemerintah Disarankan Tetapk..

18 Januari 2021 00:31
Dirjen Imigrasi Batasi WNA Masuk Indonesia Sampai 25 Januari
Keamanan

Dirjen Imigrasi Batasi WNA M..

15 Januari 2021 19:31
Masyarakat Perlu Pahami Kewaspadaan Nasional Dalam Menghadapi Kemajuan Teknologi
Keamanan

Masyarakat Perlu Pahami Kewa..

15 Januari 2021 06:33
Perkuat Kemandirian Pertahanan Menuju Indonesia Tangguh Jadi Agenda Utama Rapim Kemhan 2021
Keamanan

Perkuat Kemandirian Pertahan..

13 Januari 2021 17:52
Listyo Sigit Dinilai Penuhi Syarat Sebagai Kapolri, Begini Analisa Nuning Kertopati
Keamanan

Listyo Sigit Dinilai Penuhi ..

13 Januari 2021 14:04
Yon Taifib I Terjunkan 41 Penyelam Dalam Misi Pencarian SJ-182
Keamanan

Yon Taifib I Terjunkan 41 Pe..

13 Januari 2021 07:24