KSAD Jenderal Andika Minta Markas Tentara Ditutup Saat Unjuk Rasa, Kenapa?

KSAD Jenderal TNI Andika Perkasa/Net

Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa memberikan pengarahan kepada seluruh jajaran terkait rangkaian pengamanan aksi unjuk rasa atau demontrasi menolak omnibus law UU Cipta Kerja.

Andika meminta agar semua instalasi militer atau markas tentara yang jaraknya tidak jauh dari lokasi aksi unjuk rasa untuk ditutup.

"Saya tidak ingin kejadian seperti tahun lalu, ada pengunjuk rasa masuk lari ke salah satu instalasi militer di Jakarta, jangan sampai tersersebar di sosial media seolah-olah TNI memfasilitasi, nanti kita dianggap membantu, apalagi unjuk rasanya diwarnai tindak pidana tadi, maka kita akan terseret-seret," kata Andika dalam video pengarahan yang dilihat redaksi Sabtu (17/10).

Kendati demikian, ia mengingatkan bahwa jangan sampai melupakan rasa kemanusiaan, misalnya ia mencontohkan ada pengunjuk rasa yang pingsan karena luka ataupun akibat dari demontrasi di depan markas militer.

"Kita bisa memasukan korban ini dengan hanya satu pendamping, supaya apa, supaya tidak ada fitnah. Selebihnya tidak perlu, apalagi yang viral kemarin, memberi makan, tidak perlu," sambung dia mengingatkan. 

Ia menekankan kepada jajaranya, bahwa unjuk rasa memang hak setiap warga negara sebagaimana tertuang dalam UU 9/1998, namun dalam penyampaian pendapat di muka umum ada tanggung jawab dan kewajiban yang harus dilakukan oleh mereka yang menyampaikan pendapat di muka umum.

Yakni dengan menghormati hak dan kebebasan orang lain, kemudian menghormati aturan moral yang berlaku umum, mentaati peraturan hukum dan perundangan yang berlaku, menjaga ketertiban umum dan terakhir menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.

"Kalau pengunjuk rasa tak mentaati maka dibubarkan," tekan Andika
EDITOR: IDHAM ANHARI
Tag:

Kolom Komentar


Video

Wanita Terbakar Dalam Mobil di Sukoharjo, Diduga Korban Pembunuhan

Rabu, 21 Oktober 2020
Video

DENDI RAMADHONA DAN PESAWARAN

Rabu, 21 Oktober 2020
Video

Diduga Melanggar, Bawaslu Panggil Calon Bupati Semarang

Kamis, 22 Oktober 2020

Artikel Lainnya

TNI Papua Konsisten Perang Melawan Corona
Keamanan

TNI Papua Konsisten Perang M..

26 Oktober 2020 17:44
Puluhan Prajurit TNI Konvoi Motor Berbagi Sembako Di Salatiga
Keamanan

Puluhan Prajurit TNI Konvoi ..

26 Oktober 2020 07:24
Panglima TNI Mutasi 47 Perwira Tinggi, Letjen Joni Supriyanto Jadi Kabais
Keamanan

Panglima TNI Mutasi 47 Perwi..

22 Oktober 2020 09:44
Beni Sukadis: Pelibatan TNI Tangkal Terorisme Rancu
Keamanan

Beni Sukadis: Pelibatan TNI ..

21 Oktober 2020 14:16
Marsekal Hadi Tjahjanto Terima Laporan Kenaikan Pangkat 35 Pati TNI
Keamanan

Marsekal Hadi Tjahjanto Teri..

21 Oktober 2020 13:37
Kapuspen TNI: Jangan Ragukan Sinergitas TNI-Polri
Keamanan

Kapuspen TNI: Jangan Ragukan..

20 Oktober 2020 22:53
Banyak Marinir Saat Aksi Setahun Jokowi, Jakarta Bebas Api
Keamanan

Banyak Marinir Saat Aksi Set..

20 Oktober 2020 19:30
Mahasiswa Mulai Bakar Ban Di Patung Kuda
Keamanan

Mahasiswa Mulai Bakar Ban Di..

20 Oktober 2020 14:52