Pandemik Covid-19, Wamenhan: Isu Bidang Pertahanan Tak Hanya Soal Alutsista, Tapi Juga Kesehatan Dan Pangan

Wamenhan Trenggono dengan pesannya/Kemhan

  Saat ini, berbagai negara termasuk Indonesia, tengah menghadapi pandemik virus corona. Keberadaan virus ini telah mengubah kehidupan manusia termasuk cara manusia berinteraksi.

Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan) Sakti Wahyu Trenggono menyatakan, kita sedang perang melawan ‘musuh yang tak terlihat’.

Dalam diskusinya dengan Persatuan Insinyur Indonesia (PII) melalui konferensi video yang membahas ‘Ketahanan Nasional dan pandemik Covid-19”COVID-19’, Wamenhan menyebut pandemik saat ini adalah ujian bagi ketahanan nir-militer sebuah negara, terutama dari sektor kesehatan dan pangan.  

"Pandemik Covid-19 yang tengah dihadapi sekarang menyadarkan kita semua bahwa isu di bidang pertahanan itu tak hanya masalah alutsista, tetapi ketahanan nonmiliter seperti kesehatan dan pangan,” kata Trenggono, Sabtu (23/5).  

"Saya masih teringat usai dilantik oleh Pak Presiden Jokowi pada 25 Oktober 2019, ketika ditanya media soal pertahanan. Saat itu saya nyatakan, perang di masa depan itu salah satunya melawan penyebaran virus dan penyakit," ungkapnya.

Dia menuturkan, saat ini Kemhan sedang merancang sejumlah langkah strategis menghadapi musuh tidak terlihat ini dengan titik berat membangun ketahanan pangan dan kesehatan agar Indonesia siap menghadapi peristiwa serupa jika terulang.

"Saat ini kami tengah merancang beberapa langkah strategis menghadapi 'musuh tak terlihat ini' dengan titik berat membangun ketahanan pangan dan kesehatan agar bangsa ini siap menghadapi peristiwa ini jika terulang kembali," ujar Trenggono.  

Dalam bidang kesehatan, Kementerian Pertahanan tengah melakukan transformasi di Universitas Pertahanan dengan mendirikan Fakultas Kedokteran Militer, Fakultas Farmasi Militer, dan Fakultas Teknik Militer.   

"Kami ingin mencetak Sumber Daya Manusia (SDM) unggul di bidang kesehatan, terus ada laboratorium farmasi dan virologi. Semua ini agar Ketahanan Kesehatan menjadi mandiri di masa depan," ujar Trenggono.

Selain itu, dalam bidang pangan, Kemhan masih mencari lahan untuk menyediakan cadangan pangan demi kepentingan pertahanan nasional dan mencari lokasi sebagai dukungan ketahanan pangan.

"Untuk merealisasikan ide cadangan pangan ini dibutuhkan konsistensi kebijakan karena butuh waktu lama untuk merealisasikannya," katanya.
EDITOR: RENI ERINA

Kolom Komentar


Video

#KamiMasihAda Pemkot Fasilitasi Launching Album 30 Musisi Semarang

Kamis, 24 September 2020
Video

Tanya Jawab Cak Ulung - Ancaman dan Peluang Pilkada

Kamis, 24 September 2020

Artikel Lainnya

Mengenang Seminggu Wafatnya Serka Sahlan, Korban Penembakan Teroris Sparatis Papua
Keamanan

Mengenang Seminggu Wafatnya ..

25 September 2020 05:54
Gerombolan Separatis Teroris Papua Makin Beringas Jelang Jokowi Pidato Di Sidang Umum PBB
Keamanan

Gerombolan Separatis Teroris..

20 September 2020 09:58
TNI AL Gagalkan Penyelundupan 10,75 Kilogram Sabu Dari Malaysia
Keamanan

TNI AL Gagalkan Penyelundupa..

19 September 2020 23:38
Pangdam Brawijaya: Jangan Coba-coba Ke Surabaya Kalau Nggak Pakai Masker
Keamanan

Pangdam Brawijaya: Jangan Co..

18 September 2020 09:28
Bikin Haru, Prajurit Perbatasan Kumandangkan Azan Untuk Putrinya Lewat Video Call
Keamanan

Bikin Haru, Prajurit Perbata..

17 September 2020 22:19
Seragamnya Sama Dengan Polisi, Satpam Juga Bakal Ada Pangkatnya
Keamanan

Seragamnya Sama Dengan Polis..

15 September 2020 12:19
Masuk Laut Natuna Utara, Bakamla RI Usir Coast Guard China
Keamanan

Masuk Laut Natuna Utara, Bak..

13 September 2020 04:40
Lepas Tim Satgas Pendisiplinan Protokol Kesehatan, Panglima TNI Minta Warga Sulteng Tidak Lengah
Keamanan

Lepas Tim Satgas Pendisiplin..

11 September 2020 13:56