Pentagon Kirimkan 1.000 Rudal Ke Arab Saudi, Terkait Kontrak Bersama Boeing Senilai Rp 30 Triliun

Ilustrasi, Rudal jelajah anti kapal jarak jauh AGM-84H SLAM-ER/Net

Sebanyak 1.000 rudal udara ke darat dan anti kapal akan dikirimkan oleh Boeing untuk pemerintah Arab Saudi. Ini menjadi bagian dari kontrak Amerika Serikat bersama Arab Saudi senilai dua miliar dolar AS atau seara dengan Rp 30 triliun.  

Departemen Pertahanan AS mengatakan, kontrak pertama senilai 1,97 miliar dolar AS, adalah untuk memodernisasi rudal penjelajah Stand-Off Land Attack Missile Extended Range (SLAM ER) serta pengiriman 650 rudal baru.

“Sebagai dukungan untuk Pemerintah Arab Saudi,” demikian pernyataan Pentagon, seperti dikutip dari AFP, Kamis (14/5).

Kontrak akan selesai pada Desember 2028 untuk SLAM ER serta rudal udara ke darat berteknologi GPS dengan jangkauan hingga 290 kilometer.

Pentagon juga mengumumkan kontrak lebih dari 650 juta dolar AS untuk pengiriman 467 rudal anti-kapal Harpoon Block II baru, termasuk lebih dari 400 ke Arab Saudi.

Yang lain akan dikirim ke Brasil, Qatar dan Thailand. Peralatan pendukung akan dipasok ke India, Jepang, Belanda dan Korea Selatan.

Boeing sendiri mengatakan, pada kontrak baru nanti, akan bisa dipastikan  kelanjutan program Harpoon hingga 2026 dan memulai kembali jalur produksi SLAM ER.

Boeing, yang mengatakan telah mengirimkan sistem senjata SLAM ER terakhir pada 2008, menjadikan total kontraknya 3,1 miliar dolar AS.
EDITOR: RENI ERINA

Kolom Komentar


Video

Viral Tenaga Medis Keluar Dengan APD Lengkap Sambil Teriak "Kami Capek, Kami Capek"

Jumat, 22 Mei 2020
Video

Habib Umar Assegaf dan Satpol PP Asmadi Saling Memaafkan

Sabtu, 23 Mei 2020
Video

Rekaman CCTV Kecelakaan Pesawat Pakistan di Pemukiman Padat Penduduk

Sabtu, 23 Mei 2020

Artikel Lainnya

Bangun Sendiri Kapal Selam Terbarunya, Inikah Tanda Kebangkitan Industri Militer Italia?
Keamanan

Bangun Sendiri Kapal Selam T..

26 Mei 2020 15:57
TNI/Polri Dikerahkan Awasi 1.800 Titik Untuk Pastikan Penerapan Protokol Kesehatan Covid-19
Keamanan

TNI/Polri Dikerahkan Awasi 1..

26 Mei 2020 14:02
Selamatkan Jutaan Orang, Tokoh Pemuda Banten Apresiasi Polri Berhasil Ungkap 821 Kilogram Sabu
Keamanan

Selamatkan Jutaan Orang, Tok..

23 Mei 2020 20:24
Anggaran Militer China Naik Besar-besaran, Jepang Pun Ciut Dan Penasaran
Keamanan

Anggaran Militer China Naik ..

23 Mei 2020 13:23
33 Perusahaan China Dimasukkan Dalam Daftar Hitam AS, Termasuk NetPosa
Keamanan

33 Perusahaan China Dimasukk..

23 Mei 2020 12:21
Pandemik Covid-19, Wamenhan: Isu Bidang Pertahanan Tak Hanya Soal Alutsista, Tapi Juga Kesehatan Dan Pangan
Keamanan

Pandemik Covid-19, Wamenhan:..

23 Mei 2020 09:29
Bocornya 2,3 Juta Data, Under The Breach: Peretas Belum Tentu Orang Yang Pertama Kali Mendapatkannya
Keamanan

Bocornya 2,3 Juta Data, Unde..

22 Mei 2020 14:40
Hanya Habiskan Uang Pajak, Kantor Dewan Negara Urusan Taiwan Setuju China Menentang Keras Penjualan Senjata AS
Keamanan

Hanya Habiskan Uang Pajak, K..

22 Mei 2020 13:07