Terpukau Dengan Kemampuan Mahasiswa Ini, KSAD Andika Perkasa Langsung Menawarkannya Jadi Tentara

Sabtu, 07 Maret 2020, 14:19 WIB
Laporan: Reni Erina

KSAD Andika Perkasa bersama Mahasiswa yang Kini Telah Jadi Serda/Net

Keahlian yang dimiliki pria asal Aceh ini ternyata bisa meluluhkan hati seorang KSAD Jenderal TNI Andika Perkasa. Bahkan dengan sungguh-sungguh Andika menawarkan apakah ia ingin menjadi seorang tenara.

Ririn Efendi adalah seorang mahasiswa Politeknik Negeri Lhokseumawe (PNL) Diploma-III Program Studi Teknologi Elektronika pada Jurusan Teknik Elektro. Ia berhasil merancang dan membuat suatu perangkat pengendali gerakan senapan dari jarak jauh secara nirkabel berbasis mikrokontroller.

Karya yang dihasilkannya itu adalah tugas akhir yang disusun sebagai salah satu syarat untuk menyelesaikan studi di PNL. Ririn mendapat ide berdasarkan hobby berpetualang ke pedalaman hutan dan pegunungan, serta sering membawa senapan angin untuk berburu.

Perangkat pengendali gerakan dan penembak senapan yang ia buat itu untuk mengurangi kesalahan sasaran tembak akibat gerakan dan posisi tubuh yang tidak seimbang saat membidik sasaran.

Efendi pun menguji hasil karyanya tersebut di depan para TNI. Dilihat dari video yang dibagikan channel TNI AD, alat senapan tersebut tersambung ke controller dan smartphone yang bisa menggerakan senapan. Alat senapan itu diuji coba untuk menembak sasaran sesuai target.

Melansir laman serambinews, dengan perangkat tersebut senapan dapat digerakkan sampai 180 derajat arah horizontal dan 60 derajat vertikal.

KSAD Jenderal TNI Andika Perkasa  pun ikut menyaksikan hasil karyanya. Andika pun sempat bengong tak percaya.

Usai mempraktikkan hasil temuannya, tanpa disangka Andika menawarkan Ririn apakah ia ingin jadi tentara.

"Apa pengen jadi tentara?" tanya Andika.

Efendi tentu saja menjawab cepat, "Siap, mau, Pak!" Walau ia tidak tahu apakah tawaran itu sungguh-sungguh atau hanya obrolan saja.

Jawabannya itu langsung membuat ramai seisi ruangan. Pasalnya, untuk menjadi seorang tentara tentu berat badan juga diperhatikan, sementara Ririn saat itu bisa dibilang bertubuh gemuk.

"Benar mau masuk?" tanya Andika memastikan, dan lagi-lagi Ririn menjawab iya.

Itu adalah sekilas kisah tentang mahasiswa yang sukses mengetuk hati Andika. Kini mahasiswa itu telah usai dari pendidikan akademisnya dan juga telah meramungkan masa pendidikannya di dunia militer. Ririn Efendi benar-benar telah menjadi tentara.

Danton II Kompi B Rindam Iskandar Muda, Serma Ahmad Rifai Harahap, mengatakan bahwa pada minggu pertama, berat badan Efendi mencapai 70 kg.

Dari segi kemampuan fisik yang dimiliki Efendi sangat rendah.

Komandan Secaba Rindam Iskandar Muda Letkol Inf Winas Kurniawan menyebut kemampuan fisik Ririn tak terlalu kuat. Namun, ia terus memberikan motivasi kepada Ririn agar meningkatkan kualitasnya.

"Dari segi kemampuan kalau kita lihat sangat rendah. Sangat rendah ini dilihat dari kemampuan fisiknya. Di mana dari hasil seleksi kemampuan untuk larinya saja, lari 12 menit dia hanya mendapatkan sejarak 1400an (dalam meter). Tapi Saya kasih motivasi ke dia karena siswa Ririn ini adalah seorang figur dalam pendidikan secaba kali ini," katanya.

Winas juga mengatakan bahwa pada bulan Januari 2020 lalu, kemampuan Efendi telah meningkat dengan pesat.

Ia juga menambahkan bahwa selama pendidikan 3 bulan, Efendi mampu menunjukkan apa yang sudah pernah disampaikan oleh Winas kepadanya.

Hal ini dibuktikan langsung oleh Efendi dengan hasil perkembangan kemampuannya selama menempuh pendidikan hingga saat ini.

Efendi menunjukkannya dari segi kebugaran jasmani, nilai akademis, nilai menembak, maupun materi lain.

Beberapa waktu lalu, pria asli Aceh ini telah menyelesaikan pendidikan militernya. Ia mengaku senang dan selama menjalani pendidikan ia juga bisa sekalian menurunkan berat badannya.

Kini, Efendi telah menjadi Serda. Ia mengucapkan terima kasih kepada KSAD Andika Perkasa yang telah memberinya kesempatan emas itu. Begitu juga dengan Danrindam dan Secaba ia juga mengucapka terima kasihnya.
EDITOR: RENI ERINA

Kolom Komentar


Video

SARI MADJID: Ketika Seni | Puisi Hari Ini

Selasa, 07 April 2020
Video

Warung Makar Lieus Sungkharisma Bagi-bagi Makanan Untuk Ojol

Selasa, 07 April 2020
Video

Kisah Perjuangan Sembuh Pasien Positif Corona di Merauke

Selasa, 07 April 2020