Rapim Kodam IV Diponegoro Akui Kurangnya Koordinasi Hingga Muncul Kerajaan Keraton Agung Sejagat

Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Mochamad Effendi/Net

Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Mochamad Effendi, mengakui masih kurangnya koordinasi antara TNI-Polri dan pemerintah daerah. Pada Rapat Pimpinan (Rapim) Kodam IV/Diponegoro ini ia berharap Rapim menjadi wahana untuk mengevaluasi pelaksanaan program kerja tahun lalu.

“Tujuan kegiatan ini untuk menyampaikan hal-hal yang menjadi penekanan atau program-program Pemerintah, khususnya di bidang pertahanan yang dijabarkan oleh Mabes TNI maupun Mabes TNI AD, yang akan kita laksanakan di Kodam IV/Diponegoro ini,” terang Effendi kepada media di sela-sela Rapim, Jum’at (6/3).

Dalam pembahasan evaluasi, fenomena munculnya Keraton Agung Sejagat juga ikut disebut-sebut.  Kerajaan baru yang didirikan oleh dua orang yang mengakui sebagai raja dan ratu itu menggegerkan warga dan menjadi viral di media sosial.

"Salah satu evaluasi, kita kelihatannya kurang koordinasi. Ada Kerajan Agung Sejagat, tahu-tahu sudah viral, seharusnya kalau kita ada koordinasi itu pemerintah daerah akan lebih kita bisa (antisipasi)," kata Effendi.

Menurut Effendi, kurangnya koordinasi membuat pihaknya tidak segera mengetahui kemunculan kerajaan tersebut.

"Walaupun dia sifatnya bukan seperti keonaran atau seperti apa, tapi paling tidak kalau kita ada perkembangan situasi lebih dini, kita bisa mengambil langkah lebih baik," tambahnya.

Rapim diawali dengan melaksanakan olahraga bersama yang diikuti oleh seluruh pejabat utama dan unsur pimpinan satuan jajaran Kodam IV/Diponegoro, anggota Makodam dan Persit Kartika Chandra Kirana PD IV/Diponegoro di Lapangan Parade Makodam IV/Diponegoro.

Kegiatan Rapim berlangsung di Lapangan Parade, Semarang, diiringi hujan yang cukup deras.

“Acara ini sekaligus sebagai sarana silaturahmi supaya ibu-ibunya bisa saling mengenal lebih dekat lagi,” ujar Effendi.

Rapim ini juga merupakan tindak lanjut dari Rapim Kemhan, Rapim TNI-Polri, Rapim TNI, Rapim TNI Angkatan Darat.
EDITOR: RENI ERINA

Kolom Komentar


Video

New Normal New Ideas

Minggu, 05 Juli 2020
Video

Bergerak Serentak, Seruan Mahasiswa Batalkan OmnibusLaw

Jumat, 10 Juli 2020
Video

Jasad ABK WNI Ditemukan di Frezeer Kapal China

Jumat, 10 Juli 2020

Artikel Lainnya

Anak Buah Prabowo Pastikan Belum Ada Rencana Pembelian 8 Pesawat Osprey Dari AS
Keamanan

Anak Buah Prabowo Pastikan B..

08 Juli 2020 17:03
Beri Pembekalan Capaja TNI-Polri, Jokowi Bicara Kejahatan Menggunakan Teknologi
Keamanan

Beri Pembekalan Capaja TNI-P..

08 Juli 2020 11:24
Tiga Bulan Tak Diaktifkan, Whatsapp Hapus Nomor Syahganda Nainggolan
Keamanan

Tiga Bulan Tak Diaktifkan, W..

03 Juli 2020 23:31
Update Corona 25 Juni: Kasus Positif Tembus 50 Ribu, Pasien Sembuh Bertambah 791 Orang
Keamanan

Update Corona 25 Juni: Kasus..

25 Juni 2020 16:11
Sersan Mayor Rama Wahyudi, Mekanik Andal Yang Gugur Dalam Misi Perdamaian
Keamanan

Sersan Mayor Rama Wahyudi, M..

24 Juni 2020 22:54
Rumah Kepala Dinas Perhubungan Banda Aceh Dilempar Bom Molotov
Keamanan

Rumah Kepala Dinas Perhubung..

23 Juni 2020 15:06
Boy Rafli Akan Bangun Pusat Pengendalian Krisis, Langsung Di Bawah Kendali Presiden
Keamanan

Boy Rafli Akan Bangun Pusat ..

23 Juni 2020 13:54
Begini Detail Aksi Tentara Indonesia Usir Tank Israel Yang Terobos Pembatas Blue Line Di Lebanon
Keamanan

Begini Detail Aksi Tentara I..

20 Juni 2020 12:05