Jokowi: Hati-Hati Pangdamnya, Kapoldanya, Danremnya, Dandimnya, Dan Kapolresnya, Pasti Saya Telepon!

Jumat, 07 Februari 2020, 06:22 WIB
Laporan: Reni Erina

Karhutla/Net

Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali mengingatkan kepada jajarannya, tentang bencana kebakaran hutan. Indonesia telah mengalami berbagai kasus kebakaran di tahun-tahun sebelumnya dan hal itu menimbulkan kerugian yang amat besar.

Di hadapan sejumlah kepala daerah dan perangkat kepolisian serta TNI dari berbagai wilayah, Jokowi menegaskan perlunya upaya pencegahan.

“Di dalam pengalaman saya, 2015 itu betul-betul sebuah kebakaran besar. Saat itu 2,5 juta hektare lahan kita terbakar baik lahan gambut maupun hutan,” urai Jokowi, di Istana Negara, Kamis, (6/2).

Pada 2017, kasus karhutla dapat diredakan sehingga tercatat lahan terdampak karhutla pada tahun tersebut hanya 150 ribu hektare.

Meski demikian, tahun-tahun setelahnya, jumlah tersebut sedikit meningkat sehingga Presiden Joko Widodo kembali mengingatkan mengenai upaya pencegahan tersebut.

“Kita tidak ingin seperti kebakaran di Rusia mencapai 10 juta (hektare), di Brazil 4,5 juta, di Bolivia 1,8 juta, di Kanada 1,8 juta, dan terakhir kita tahu kebakaran besar terjadi di Australia. Informasi yang saya terima sebulan lalu 6 juta, tapi tadi pagi saya cek sudah 11 juta,” ucapnya, seperti yang tertulis pada laman resmi kepresidenan, Kamis (6/2).

Jokowi pun mengingatkan kepada jajaran terkait seperti Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan serta Polri  untuk menindak pelaku pembakaran hutan tanpa pandang bulu.

Penegakan hukum secara tegas diharap  mampu memberikan efek jera bagi para pelakunya baik itu kalangan perorangan maupun korporasi.

“Saya minta frekuensi patroli lapangan terutama di wilayah rawan kebakaran, tolong mulai diperintahkan kepada aparat di bawah kita,” katanya.

“Khusus untuk TNI dan Polri yang wilayahnya ada kebakaran besar, hati-hati Pangdamnya, Kapoldanya, Danremnya, Dandimnya, dan Kapolresnya. Pasti saya telepon Panglima dan Kapolri kalau ada kebakaran di wilayah kecil (jadi) agak membesar. Saya tanya pasti (tanya) Dandimnya sudah dicopot belum?” ujar Jokowi.

Jokowi menyebut peran Babinsa, Babinkamtibmas, gubernur, bupati, wali kota, dan kepala desa.

“Jika ada titik api, segera beri tahu mereka. Instrumen dan infrastruktur kita ada. Sehingga sekali lagi kalau ada api sekecil apa pun segera padamkan, jangan sampai meluas dan sulit diselesaikan,” tukas Jokowi.

Dalam pertemuan pembahasan pencegahan hutan, nampak hadir Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud Md, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Kapolri Jenderal Pol. Idham Azis, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, dan Kepala BNPB Doni Monardo.
EDITOR: RENI ERINA

Kolom Komentar


Video

NOORCA M. MASSARDI: Ketika Harta | Puisi Hari Ini

Senin, 10 Februari 2020
Video

[FULL] | Singgung Film Avengers: Endgame, Pidato Jokowi di Parlemen Australia

Senin, 10 Februari 2020
Video

30 Tahun MURI, Bakti Sosial ke Kampung Sumur

Selasa, 11 Februari 2020