Kapal China Terus Bertahan, TNI Tambah Kekuatan Di Natuna

TNI Tambah Kekuatan di Natuna/Net

TNI terus menambah kekuatan untuk mengusir kapal-kapal China yang masih bertahan di perairan Natuna. Mulai Senin (6/1) akan ada penambahan 4 kapal militer yang disiagakan.

Kapal-kapal China itu tidak mau pergi dari perairan Natuna, menyusul klaim pemerintah yang menyatakan perairan Natuna adalah milik  mereka.

Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) I TNI Laksamana Madya TNI Yudo Margono mengatakan kapal-kapal asing tersebut bersikukuh menangkap ikan secara legal yang berjarak sekitar 130 mil dari perairan Ranai, Natuna. Kapal-kapal asing itu juga dikawal.

"Mereka didampingi dua kapal penjaga pantai dan satu kapal pengawas perikanan China," kata Yudo Margono dalam konferensi pers di Pangkalan Udara TNI AL di Tanjungpinang, Kepri,  Minggu (5/1).

Operasi ini akan terus dilakukan sampai kapal China benar-benar angkat kaki dari teritori Indonesia.

TNI juga gencar berkomunikasi secara aktif dengan kapal penjaga pantai China. Diharapkan komunikasi itu bisa membuat mereka pergi.

Para nelayan China itu menggunakan pukat harimau untuk menangkap ikan di Natuna.  Indonesia telah melarang penggunaan pukat harimau, dan telah diatur melalui peraturan menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 2 / 2015.

Peristiwa ini sama seperti 2016 lalu.  Saat itu TNI menangkap menangkap dua kapal China yang memasuki wilayah Natuna dan mengambil ikan dengan pukat harimau.

Ini menunjukkan kapal asing tersebut memang tidak kapok menjarah kekayaan laut Indonesia.
EDITOR: RENI ERINA

Kolom Komentar


Video

New Normal New Ideas

Minggu, 05 Juli 2020
Video

Bergerak Serentak, Seruan Mahasiswa Batalkan OmnibusLaw

Jumat, 10 Juli 2020
Video

Jasad ABK WNI Ditemukan di Frezeer Kapal China

Jumat, 10 Juli 2020

Artikel Lainnya

Anak Buah Prabowo Pastikan Belum Ada Rencana Pembelian 8 Pesawat Osprey Dari AS
Keamanan

Anak Buah Prabowo Pastikan B..

08 Juli 2020 17:03
Beri Pembekalan Capaja TNI-Polri, Jokowi Bicara Kejahatan Menggunakan Teknologi
Keamanan

Beri Pembekalan Capaja TNI-P..

08 Juli 2020 11:24
Tiga Bulan Tak Diaktifkan, Whatsapp Hapus Nomor Syahganda Nainggolan
Keamanan

Tiga Bulan Tak Diaktifkan, W..

03 Juli 2020 23:31
Update Corona 25 Juni: Kasus Positif Tembus 50 Ribu, Pasien Sembuh Bertambah 791 Orang
Keamanan

Update Corona 25 Juni: Kasus..

25 Juni 2020 16:11
Sersan Mayor Rama Wahyudi, Mekanik Andal Yang Gugur Dalam Misi Perdamaian
Keamanan

Sersan Mayor Rama Wahyudi, M..

24 Juni 2020 22:54
Rumah Kepala Dinas Perhubungan Banda Aceh Dilempar Bom Molotov
Keamanan

Rumah Kepala Dinas Perhubung..

23 Juni 2020 15:06
Boy Rafli Akan Bangun Pusat Pengendalian Krisis, Langsung Di Bawah Kendali Presiden
Keamanan

Boy Rafli Akan Bangun Pusat ..

23 Juni 2020 13:54
Begini Detail Aksi Tentara Indonesia Usir Tank Israel Yang Terobos Pembatas Blue Line Di Lebanon
Keamanan

Begini Detail Aksi Tentara I..

20 Juni 2020 12:05