Klaim Natuna Utara, Mahfud MD Bongkar Catatan Konflik Perairan China

Jumat, 03 Januari 2020, 18:19 WIB
Laporan: Ahmad Satryo

Menko Polhukam, Mahfud MD/RMOL

China tidak punya hak untuk mengklaim perairan Natuna Utara. Pasalnya, selama ini Indonesia tidak pernah punya konflik perairan.

Begitu dikatakan Menko Polhukam, Mahfud MD menyikapi klaim pemerintah China atas wilayah perairan Natuna Utara.

Kementerian Luar Negeri China menyebutkan sebagian Natuna masuk ke Perairan Nansha, atau bagian dari wilayah perairan tradisional China.

"Tumpang tindih perairan Indonesia tidak punya," ujar Mahfud saat di kantor Kemenko Polhukam, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Jumat (3/1).

Justru, lanjut Mahfud, China lah yang memiliki catatan konflik perairan dengan negara Asia lainnya seperti Malaysia, Filipina, Brunei Darussalam, Vietnam, serta Taiwan.

Itu pun, China sudah tidak bisa mengolah Sumber Daya Alam (SDA) yang ada di lima negara tersebut.

Dikatakan Mahfud, pada tahun 2016 konflik itu sudah ditetapkan di peradilan internasional bernama South Chine Sea (SCS) tribunal, bahwa China tidak memiliki hak apapun di perairan tersebut  

"Itu keputusannya China tidak punya hak atas itu semua sudah selesai, dan itu konfliknya bukan dengan Indonesia, dengan negara-negara Asia Tenggara yang lain itu tadi yang sudah diputus," sebut Mahfud.

"Nah secara hukum internasional juga, UNCLOS 1982 sudah jelas kok, China tidak punya hak atas Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) Indonesia," tegasnya.

Kolom Komentar


Video

Petugas, Warga Dan Alber Berjibaku Singkirkan Material Longsor

Jumat, 17 Januari 2020
Video

Belajar Dari Youtube, Montir Tamatan SD Rakit Pesawat Terbang

Jumat, 17 Januari 2020
Video

Dewas TVRI Pecat Dirut Helmy Yahya, Maladministrasi Pembelian Program Siaran Liga Inggris

Jumat, 17 Januari 2020