Praktisi: Waspada Intelijen Asing Bermodus Kapal Kabel China

Ilustrasi kapal SBSS/Net

Ada kesan pembiaran terkait adanya kapal kabel milik China yang beroperasi di Indonesia.

Menurut praktisi intelijen, Fauka Noor Farid, Kementerian Perhubungan seharusnya tidak boleh membiarkan cable ship itu menggelar kabel sistem komunikasi kabel bawah laut.

“Ini suatu keanehan. Kita harus waspada dengan giat intelijen asing. Bisa pula ada operasi kapal kabe SBSS milik China yang berbendera Panama dengan nama Kapal CS Bold Maverick yang beroperasi di perairan Indonesia sekitar Batam dan laut Natuna,” jelasnya dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi, Sabtu (23/11).

Saat ini, ada aturan asas cabotage yang melarang kapal berbendera asing melakukan kegiatan bisnis dan pemasangan kabel bawah laut di perairan Indonesia. Aturan ini sudah berlaku sejak 2011 sesuai UU Pelayaran 17/2008.

Asas ini memberikan kekuatan bahwa penyelenggaraan pelayaran dalam negeri sepenuhnya hak negara pantai.

“Artinya, negara pantai berhak melarang kapal-kapal asing berlayar dan berdagang di sepanjang perairan negara Indonesia,” lanjut Direktur Eksekutif Institute Kajian Pertahanan dan Intelejen Indonesia ini.

Beroperasinya kapal kabel asing berbendera Panama itu akan banyak merugikan negara Indonesia, terutama perusahaan kapal kabel nasional. Sisi pertahanan juga dikhawatirkan.

"Dari sisi pertahanan, yang kita khawatirkan digunakan untuk kegiatan mata-mata di laut Natuna yang kaya akan sumber daya alam,” lanjut mantan anggota Tim Mawar ini.

Kapal Indonesia harus diutamakan dibanding kapal berbendera asing. Jika kapal dalam negeri tak tersedia, maka kapal asing bisa diberikan izin kegiatan dengan catatan tetap tunduk pada asas aturan yang diberlakukan.

Atas dasar itu, ia meminta kepada Kemenhub untuk tidak mengeluarkan surat persetujuan pengunaan kapal asing, termasuk dari Kementrian Pertahanan.

“Jangan sampai mengeluarkan surat security clearance dan security officer untuk kapal kabel CS Bold Maverick milik asing yang akan melakukan kegiatan pengelaran kabel di wilayah perairan Indonesia. Kita harus waspada giat intelijen asing,” tandasnya.
EDITOR: DIKI TRIANTO

Kolom Komentar


Video

Jendela Usaha • Peluang Budidaya Ubi Jalar

Rabu, 24 Februari 2021
Video

Gunung Gede Pangrango kembali terlihat lagi dari Kota Jakarta

Rabu, 24 Februari 2021
Video

Tanya Jawab Cak Ulung • Melacak Tokoh Potensial 2024

Kamis, 25 Februari 2021

Artikel Lainnya

KKB-OPM Papua Dinilai Layak Dikategorikan Teroris
Keamanan

KKB-OPM Papua Dinilai Layak ..

07 Maret 2021 23:56
Kapen Kogabwilhan III Pastikan Korban Kontak Tembak Di Sugapa Adalah KSB Papua
Keamanan

Kapen Kogabwilhan III Pastik..

07 Maret 2021 22:52
Jenazah Kopda Anumerta Dedy Irawan Dimakamkan Di TMP Taman Bahagia Riau
Keamanan

Jenazah Kopda Anumerta Dedy ..

03 Maret 2021 14:38
Marsekal Hadi Terima Kunjungan Letjen Suryo Prabowo
Keamanan

Marsekal Hadi Terima Kunjung..

02 Maret 2021 21:09
Cetak Sniper Terbaik, Yontaifib TNI AL Gelar Latihan Menembak
Keamanan

Cetak Sniper Terbaik, Yontai..

01 Maret 2021 23:18
Satu KSB Meninggal Usai Kontak Senjata Dengan TNI Di Intan Jaya
Keamanan

Satu KSB Meninggal Usai Kont..

28 Februari 2021 12:59
TNI AL Berangkatkan KRI Sultan Iskandar Muda Bawa Kontingen Garuda XXVIII-M Laksanakan Misi Perdamaian Dunia Ke Lebanon
Keamanan

TNI AL Berangkatkan KRI Sult..

27 Februari 2021 23:31
TNI AL Lanal Dumai Tangkap Penumpang Speed Tambang Bawa Narkoba Jenis Sabu
Keamanan

TNI AL Lanal Dumai Tangkap P..

27 Februari 2021 18:18