Jangan Sesatkan Publik Dengan Menduga Terorisme Dilakukan Negara

Ngasiman Djoyonegoro/Net

Mantan Ketua KPK periode 2010-2011 Busyro Muqqodas melontarkan pernyataan kontroversial. Dia menduga aksi-aksi terorisme yang terjadi saat ini diaktori oleh negara seperti zaman orde baru.

Pengamat intelijen dan keamanan, Ngasiman Djoyonegoro menyebutkan, pernyataan Busyro Muqqodas terkait dugaan bahwa terorisme diaktori negara dinilai menyesatkan.

“Pernyataan bahwa terorisme diaktori oleh negara adalah menyesatkan. Pendapat tersebut secara tidak sadar memberikan legitimasi terhadap aksi-aksi terorisme dan mengaburkan opini publik bahwa terorisme merupakan kejahatan yang nyata,” demikian Ngasiman Djoyonegoro kepada Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (16/11).

Simon -karib disapa- menjelaskan bahwa teroris bergerak dalam sel yang kecil. Mereka, kata Simon, tersebar dan melakukan aksi secara tidak terduga.

"Teroris dalam komando yang tidak terstruktur, tersebar dan melakukan aksi secara tak terduga, kapan saja dan dimana saja. Hampir semua serangan teroris polanya demikian," tandas Simon.

Melihat serangan bom terakhir di Poltabes Medan Simon, Simon memastikan, tidak mungkin negara menyerang dirinya sendiri. Sementara di sisi yang lain, Polri telah berhasil menangkap dan melumpuhkan sel-sel terorisme.

Lebih lanjut Simon menjelaskan, pola terorisme yang terjadi di Indonesia mengikuti perkembangan teror global. Kalau dulu gerakan terorisme berafiliasi dengan al-Qaeda, sekarang berafiliasi dengan ISIS.

“Pernyataan bahwa teroris merupakan strategi politik negara sangat berbahaya, karena berpotensi memberi angin segar menyemangati sel-sel teroris yang lain atau setidaknya simpatisan ISIS bertepuk tangan dengan kejadian bom serta tidak menganggap bahwa meledakkan bom bukan kejahatan,” pungkas Simon.

Tag:

Kolom Komentar


Video

Viral Tenaga Medis Keluar Dengan APD Lengkap Sambil Teriak "Kami Capek, Kami Capek"

Jumat, 22 Mei 2020
Video

Habib Umar Assegaf dan Satpol PP Asmadi Saling Memaafkan

Sabtu, 23 Mei 2020
Video

Rekaman CCTV Kecelakaan Pesawat Pakistan di Pemukiman Padat Penduduk

Sabtu, 23 Mei 2020

Artikel Lainnya

Selamatkan Jutaan Orang, Tokoh Pemuda Banten Apresiasi Polri Berhasil Ungkap 821 Kilogram Sabu
Keamanan

Selamatkan Jutaan Orang, Tok..

23 Mei 2020 20:24
Anggaran Militer China Naik Besar-besaran, Jepang Pun Ciut Dan Penasaran
Keamanan

Anggaran Militer China Naik ..

23 Mei 2020 13:23
33 Perusahaan China Dimasukkan Dalam Daftar Hitam AS, Termasuk NetPosa
Keamanan

33 Perusahaan China Dimasukk..

23 Mei 2020 12:21
Pandemik Covid-19, Wamenhan: Isu Bidang Pertahanan Tak Hanya Soal Alutsista, Tapi Juga Kesehatan Dan Pangan
Keamanan

Pandemik Covid-19, Wamenhan:..

23 Mei 2020 09:29
Bocornya 2,3 Juta Data, Under The Breach: Peretas Belum Tentu Orang Yang Pertama Kali Mendapatkannya
Keamanan

Bocornya 2,3 Juta Data, Unde..

22 Mei 2020 14:40
Hanya Habiskan Uang Pajak, Kantor Dewan Negara Urusan Taiwan Setuju China Menentang Keras Penjualan Senjata AS
Keamanan

Hanya Habiskan Uang Pajak, K..

22 Mei 2020 13:07
Dilantik Sebagai KSAL, Kapasitas Dan Profesionalitas Laksamana Yudo Margono Sudah Terbukti
Keamanan

Dilantik Sebagai KSAL, Kapas..

21 Mei 2020 14:04
China Luncurkan Gatling Gun Untuk Helikopter Tempur Z-20
Keamanan

China Luncurkan Gatling Gun ..

21 Mei 2020 06:04