Dimensy.id Mobile
Dimensy.id
Apollo Solar Panel

Mahfud MD: Satu Terduga Pelaku Bom Polrestabes Medan Masih Buron

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ahmad-kiflan-wakik-1'>AHMAD KIFLAN WAKIK</a>
LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK
  • Rabu, 13 November 2019, 19:26 WIB
Mahfud MD: Satu Terduga Pelaku Bom Polrestabes Medan Masih Buron
Mahfud MD/Net
rmol news logo Satu orang terduga pelaku pengeboman Mapolrestabes Medan masih melarikan diri. Petugas pun saat ini masih melakukan pengejaran.

Begitu dikatakan Menko Polhukam, Mahfud MD di Gedung Nusantara I, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (13/11).

“Penanganan soal bom yang saat ini sudah diketahui pasti korban jiwa ada satu pelaku, dan 4 aparat kita dari polisi yang satu dari orang biasa luka-luka. Yang satu bombernya lari dan masih pengejaran,” ujar Mahfud.

Mahfud juga meminta masyarakat tidak lagi menyebarkan gambar-gambar pelaku bom bunuh diri di Mapolrestabes Medan pagi tadi.

“Saya imbau kepada masyarakat enggak usah men-share, sebar gambar-gambar yang mengerikan itu,” ungkapnya.

“Kalau mau bahas materi engga papa, tapi kalo gambar jangan. Membuat kesan bangsa kita yang beringas dan bar-bar. Nanti pasti akan diungkap,” urainya.

Diketahui ada enam orang menjadi korban bom bunuh diri yang terjadi pada pagi tadi. Mereka adalah Kompol Abdul Mutolip (Kasi Propam Polrestabes Medan) mengalami luka tangan kanan robek; Kompol Sarponi (Kasubbag Bin Ops Polrestabes Medan) mengalami luka robek bokong sebelah kanan.

Aipda Deni Hamdani (Brigadir Si Propam Polrestabes Medan) mengalami luka-luka terkena serpihan, Bripka Juli Chandra (Brigadir Si Propam Polrestabes Medan) mengalami telinga sebelah kanan tidak bisa mendengar.

Ricard Purba (Pekerja Harian Lepas Bag Ops) mengalami luka memar di wajah dan lengan dan Ihsan Mulyadi seorang mahasiswa mengalami luka di pinggul sebelah kiri terkena serpihan.

"Korban semuanya luka ringan dirawat di RS Bhayangkara Sumut," ujar Karopenmas Mabes Polri Brigjen Dedi Prasetyo.rmol news logo article

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA