Sebuah Granat Ditemukan Sudah Berkarat, Diduga Bekas Konfrontasi Indonesia-Malaysia

Jumat, 25 Oktober 2019, 04:42 WIB
Laporan: Diki Trianto

Penemuan granat/Repro

Sebuah granat mortir ditemukan Satgas Pamtas Yonmek 643/Wanara Sakti.

"Setelah dilakukan pemeriksaan, benda tersebut merupakan granat mortir dengan kaliber 81 mm dan panjang 35 cm," kata Kapendam XII/Tanjungpura, Kolonel Inf Aulia Fahmi Dalimunthe dalam keterangan tertulis yang diterima Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (24/10).

Penemuan granat terjadi saat anggota Satgas, Pos Gabma Sajingan melaksanakan peninjauan medan bersama Pramuka untuk kegiatan napak tilas patok perbatasan di Desa Aruk, Kecamatan Sajingan, Kabupaten Sambas.

"Saat di perjalanan menuju lokasi di sekitar patok batas negara D.188 ditemukan granat dalam kondisi sudah berkarat karena lama tertimbun tanah. Granat tersebut kemudian dibawa ke Pos Gabma Sajingan untuk dilakukan identifikasi," jelasnya.

Dari hasil laporan Dansatgas Pamtas, Letkol Inf Dwi Agung Prihanto, granat tersebut diduga merupakan granat yang tidak meledak saat terjadi konfrontasi Indonesia dengan Malaysia. Benda berbahaya ini, jelas Kapendam, merupakan penemuan kedua kalinya oleh Satgas Pamtas Yonmek 643/Wns.

Sebelumnnya, diamankan juga granat meriam kaliber 140 mm di Kecamatan Entikong pada Juni 2019 lalu.
EDITOR: DIKI TRIANTO

Kolom Komentar


Video

Ini Suasana Polrestabes Medan Pasca Ledakan

Rabu, 13 November 2019
Video

Sebelum Angkat Ahok, Baiknya Erick Thohir Konsultasi Kasus Sumber Waras Ke KPK

Rabu, 13 November 2019
Video

Ahok Mau Jadi Petinggi BUMN, Ini Gaya Marah-marahnya

Rabu, 13 November 2019