Pasca Penusukan Wiranto, Kompolnas Minta Polri Optimalkan Intelijen Dan Densus 88

Kamis, 10 Oktober 2019, 21:21 WIB
Laporan: Idham Anhari

Menko Polhukam Wiranto saat dirawat di RSUD Pandeglang, Banten/Istimewa

Pasca penyerangan terhadap Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam), Wiranto yang diduga dilakukan oleh kelompok teroris, Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) meminta

RMOL. Polri diminta mengoptimalkan kembali peran intelijen dan Densus 88 antiteror pasca terjadinya penyerangan terhadap Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam), Wiranto yang diduga dilakukan oleh kelompok teroris.

“Untuk itu diharapkan kepada Polri agar mengoptimalkan kembali kegiatan intelijen dan Densus 88,” kata Komisioner Kompolnas, Andrea H Poelongan kepada wartawan, Kamis (10/10).

Selain itu, ia juga meminta agar semua pihak tidak terintimidasi akibat kejadian ini dan menjadikan momentum kebangkitan melawan segala macam bentuk tindakan teroris dan dadikalis.

“Atas kejadian ini, diharapkan agar dilakukan penegakan hukum yang tegas dan cepat baik disangkakan berdasarkan KUHP maupun UU Terorisme,” ujarnya.

Khusus Polri, ia menyarankan agar meningkatkan kewaspadaan dan pengamanan bagi Polri sendiri, baik pengamanan petugas maupun markas yang bisa saja menjadi sasaran teroris. Aparat juga diharapkan meningkatkan pengamanan bagi seluruh kegiatan penyelenggara negara, terutama di tempat-tempat umum.

“Kemudian meningkatkan kembali kordinasi Patroli bersama TNI dan kegiatan Siskamling bersama masyarakat (sebagaimana diatur dalam Peraturan Kapolri),” demikian Andrea.
EDITOR: DIKI TRIANTO

Kolom Komentar


Video

Anggaran Pertahanan Indonesia Paling Kecil di Asia Tenggara, Ini Kata Prabowo

Rabu, 04 Desember 2019
Video

Namanya Disebut Dalam Sengketa BUMN, Luhut: Saya Tumbuk Mulutnya!

Rabu, 04 Desember 2019
Video

Detik-detik Petugas BPBD Demak Evakuasi Sarang Tawon Vespa

Rabu, 04 Desember 2019