Calon Taruna Akmil TNI Dituding Simpatisan HTI, Pengamat: Kalau Dipecat Lebih Bahaya

Foto profile akun instagram Enzo Zenz Alie/Net

Kisah tentang calon taruna Akademi Militer TNI, Enzo Zenz Allie, yang dituding sebagai simpatisan Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) viral di media sosial dan mengundang reaksi banyak pihak.

Menurut pengamat militer dari Institute for Security and Strategic Studies (ISESS), Khairul Fahmi, mencermati apa yang terjadi menilai ada sejumlah kemungkinan yang terjadi di tubuh TNI hingga pemuda keturunan Perancis itu diluluskan menjadi calon taruna Akademi Militer.

Pertama, TNI mungkin belum mampu melakukan penelitian maupun pengecekan  media sosial pemuda yang mendaftar menjadi calon taruna Akademi TNI.

"TNI belum mampu melakukan penelitian khusus (litsus) atau screening media sosial," ucap Khairul Fahmi kepada Kantor Berita RMOL, Rabu (7/8).

Kemungkinan yang kedua, lanjut Fahmi, TNI sudah mengidentifikasi namun tidak melihat hal itu sebagai potensi ancaman terhadap institusi TNI dan negara.

"Ketiga, TNI sudah mengidentifikasi namun meluluskannya dengan pertimbangan tertentu. Sebagai bentuk kontrapropaganda misalnya," jelasnya.

Khairul menilai, TNI lebih baik tidak menggugurkan Enzo lantaran sudah berada di lembaga pendidikan.

"Kalau menurut saya, dalam situasi dia sudah berada di lembaga pendidikan, mending diteruskan saja dengan pemantauan intensif. Karena belum tentu juga anak ini benar-benar berpotensi menjadi ancaman," paparnya.

Bahkan kata Fahmi, jika TNI menggugurkan calon taruna Akademi TNI yang memiliki kemampuan berbagai bahasa itu apa yang dikhawatirkan sebagai ancaman bisa lebih besar.

"Memecatnya hanya akan mengalienasi, menambah kebencian dan dendam. Ini akan lebih berbahaya. Lagipula, kok jadi meragukan kemampuan indoktrinasi militer? Ada komunitas pajang buku komunis, razia. Ada taruna bawa bendera HTI, pecat. Sebenarnya kita ini waspada, parno atau apa sih?" pungkasnya.

Kolom Komentar


Video

New Normal New Ideas

Minggu, 05 Juli 2020
Video

Bergerak Serentak, Seruan Mahasiswa Batalkan OmnibusLaw

Jumat, 10 Juli 2020
Video

Jasad ABK WNI Ditemukan di Frezeer Kapal China

Jumat, 10 Juli 2020

Artikel Lainnya

Anak Buah Prabowo Pastikan Belum Ada Rencana Pembelian 8 Pesawat Osprey Dari AS
Keamanan

Anak Buah Prabowo Pastikan B..

08 Juli 2020 17:03
Beri Pembekalan Capaja TNI-Polri, Jokowi Bicara Kejahatan Menggunakan Teknologi
Keamanan

Beri Pembekalan Capaja TNI-P..

08 Juli 2020 11:24
Tiga Bulan Tak Diaktifkan, Whatsapp Hapus Nomor Syahganda Nainggolan
Keamanan

Tiga Bulan Tak Diaktifkan, W..

03 Juli 2020 23:31
Update Corona 25 Juni: Kasus Positif Tembus 50 Ribu, Pasien Sembuh Bertambah 791 Orang
Keamanan

Update Corona 25 Juni: Kasus..

25 Juni 2020 16:11
Sersan Mayor Rama Wahyudi, Mekanik Andal Yang Gugur Dalam Misi Perdamaian
Keamanan

Sersan Mayor Rama Wahyudi, M..

24 Juni 2020 22:54
Rumah Kepala Dinas Perhubungan Banda Aceh Dilempar Bom Molotov
Keamanan

Rumah Kepala Dinas Perhubung..

23 Juni 2020 15:06
Boy Rafli Akan Bangun Pusat Pengendalian Krisis, Langsung Di Bawah Kendali Presiden
Keamanan

Boy Rafli Akan Bangun Pusat ..

23 Juni 2020 13:54
Begini Detail Aksi Tentara Indonesia Usir Tank Israel Yang Terobos Pembatas Blue Line Di Lebanon
Keamanan

Begini Detail Aksi Tentara I..

20 Juni 2020 12:05