Panglima Hadi: Pengabdian Prajurit TNI Akan Membentuk Kepercayaan Rakyat

Senin, 10 Juni 2019, 10:56 WIB | Laporan: Widya Victoria

Hadi Tjahjanto/Puspen TNI

Peran prajurit TNI yang diemban dan dilaksanakan sesungguhnya merupakan bagian dari sebuah organisasi secara utuh.

"Pengabdian dan pengorbanan saudara-saudara dan seluruh keluarga besar TNI membentuk kepercayaan rakyat kepada kita semua," kata Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto saat memimpin Apel Luar Biasa dalam rangka Halal Bi Halal tahun 2019 bersama seluruh pejabat teras dan ribuan prajurit TNI serta PNS di lapangan Apel Gedung B3 Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (10/6).

Panglima TNI pun menyampaikan terima kasih atas kehadiran seluruh personel TNI dan PNS TNI dalam Apel Luar Biasa ini.

"Kehadiran di sini melaksanakan apel adalah salah satu bukti kedisiplinan dan profesionalme sebagai prajurit TNI. Saya bangga atas tugas yang telah dilaksanakan oleh setiap prajurit dan PNS TNI dimanapun berada dan bertugas," kata Panglima TNI.

Lebih lanjut Hadi mengingatkan bahwa tantangan tugas yang harus dihadapi ke depan tidaklah semakin ringan. Sebab rangkaian tahapan Pemilu 2019 belum selesai. Sementara berbagai isu lainnya seperti perang dagang, konflik bersenjata, ancaman terorisme, ancaman biologi berupa penyakit menular ataupun berbahaya, ancaman siber serta kejahatan transnasional lainnya tetap harus diwaspadai.

“Demikian pula ancaman kesenjangan yang membuat orang mudah terprovokasi dan dihasut sehingga membuat bangsa ini terpecah belah,” ucapnya sebagaimana rilis dari
Kabidpenum Puspen TNI, Kolonel Sus Taibur Rahman yang diterima redaksi.

“Itu semua hendaknya membuat kita tidak lengah. Tingkatkan profesionalisme setiap personel dan satuan. Setiap komandan satuan bertanggung jawab untuk membina wawasan dan pemahaman personel yang menjadi tanggung jawabnya," tegas Panglima TNI.

Hadi juga berpesan kepada seluruh prajurit dan PNS TNI untuk memperteguh kemanunggalan TNI dengan rakyat, upaya deteksi dini, cegah dini, temu cepat dan lapor cepat harus dikedepankan untuk menghindari kerugian yang tidak perlu.

"Bangun pula kesadaran dan kedewasaan  rakyat dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara yang ber Bhineka Tunggal Ika," tandasnya.
Tag:

Kolom Komentar