Densus 88 Tangkap Sembilan Terduga Teroris Pengalaman, Berikut Profilnya

Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Dedi Prasetyo/Net

Tim Detasemen Khusus 88 Anti Teror Mabes Polri kembali melakukan operasi penangkapan terduga teroris pada Selasa (14/5). Sembilan pelaku diamankan, tujuh di antaranya sangat berpengalaman.

“Yang menjadi catatan penting di antara sembilan pelaku terorisme yang sudah berhasil diamankan, tujuh di antaranya pernah berangkat ke Suriah. Dua belum pernah. Artinya para pelaku yang tertangkap memiliki pengalaman,” kata Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Rabu (15/5).

Penangkapan terduga teroris itu dilakukan di Jawa Tengah sebanyak delapan orang dan di Jawa Timur satu orang. Lanjut Dedi, ketujuh terduga teroris yang ditangkap ini memiliki militansi yang tidak perlu diragukan.

“Pelaku yang tertangkap memiliki pengalaman, memiliki kemampuan, memiliki militansi yang lebih dibanding pelaku-pelaku yang pernah ditangkap terdahulu seperti yang kita sudah tangkap di Bekasi yaitu JAD Lampung,” terang Dedi.

Mantan Wakapolda Kalimantan Tengah ini menjelaskan, profil sembilan orang terduga teroris itu. Yang pertama, AH alias Memet (26) ditangkap di Jateng, pernah ke Suriah dan bergabung dengan kelompok ISIS.

Kedua, A alias David (24) juga pernah berangkat ke Suriah, dia ditangkap di Kertasura, Sukoharjo pada pukul 05.00. Yang ketiga IH alias Iskandar (27) asal Sragen, pernah mengikuti idad (pelatihan semi militer) untuk persiapan berangkat ke Suriah pada 2015 dan kembali ke Indonesia pada Agustus 2017.

Keempat, AU alias AL (25), pria ini berperan sebagai bagian logistik di ISIS pusat di Suriah. Kelima JM alias Jundi alias Dian (26) ditangkap di desa Sowan Kidul, Jepara. Belum memiliki pengalaman atau tidak pernah ke Suriah.

Keenam AM alias Farel (26), ingin mencoba berangkat ke Suriah namun dua kali gagal hanya sampai Turki. Ketujuh AS alias Tatang, dia sama dengan Iskandar yang pernah berlatih idad (pelatihan semi militer). Kedelapan PT alias Dharma (45). keterlibatannya sama dengan Tatang.

Dan yang terakhir kesembilan, ditangkap di Jawa Timur JD. Diketahui, JD merupakan koordinator pelatihan teroris di Jateng dari 2016 hingga 2019.

“Pelaku JD Ini sebagai koordinator secara keseluruhan dalam kelompok JAD di Jawa,” pungkas Dedi.
EDITOR:

Kolom Komentar


Video

Viral Tenaga Medis Keluar Dengan APD Lengkap Sambil Teriak "Kami Capek, Kami Capek"

Jumat, 22 Mei 2020
Video

Habib Umar Assegaf dan Satpol PP Asmadi Saling Memaafkan

Sabtu, 23 Mei 2020
Video

Rekaman CCTV Kecelakaan Pesawat Pakistan di Pemukiman Padat Penduduk

Sabtu, 23 Mei 2020

Artikel Lainnya

Bangun Sendiri Kapal Selam Terbarunya, Inikah Tanda Kebangkitan Industri Militer Italia?
Keamanan

Bangun Sendiri Kapal Selam T..

26 Mei 2020 15:57
TNI/Polri Dikerahkan Awasi 1.800 Titik Untuk Pastikan Penerapan Protokol Kesehatan Covid-19
Keamanan

TNI/Polri Dikerahkan Awasi 1..

26 Mei 2020 14:02
Selamatkan Jutaan Orang, Tokoh Pemuda Banten Apresiasi Polri Berhasil Ungkap 821 Kilogram Sabu
Keamanan

Selamatkan Jutaan Orang, Tok..

23 Mei 2020 20:24
Anggaran Militer China Naik Besar-besaran, Jepang Pun Ciut Dan Penasaran
Keamanan

Anggaran Militer China Naik ..

23 Mei 2020 13:23
33 Perusahaan China Dimasukkan Dalam Daftar Hitam AS, Termasuk NetPosa
Keamanan

33 Perusahaan China Dimasukk..

23 Mei 2020 12:21
Pandemik Covid-19, Wamenhan: Isu Bidang Pertahanan Tak Hanya Soal Alutsista, Tapi Juga Kesehatan Dan Pangan
Keamanan

Pandemik Covid-19, Wamenhan:..

23 Mei 2020 09:29
Bocornya 2,3 Juta Data, Under The Breach: Peretas Belum Tentu Orang Yang Pertama Kali Mendapatkannya
Keamanan

Bocornya 2,3 Juta Data, Unde..

22 Mei 2020 14:40
Hanya Habiskan Uang Pajak, Kantor Dewan Negara Urusan Taiwan Setuju China Menentang Keras Penjualan Senjata AS
Keamanan

Hanya Habiskan Uang Pajak, K..

22 Mei 2020 13:07