Panglima TNI: Semoga Persaudaraan Kembali Terjalin Erat Di Bulan Suci Ini

Minggu, 12 Mei 2019, 11:35 WIB
Laporan: Widya Victoria

Marsekal TNI Mar Hadi Tjahjanto/ Kabidpenum Puspen TNI, Kolonel Sus Taibur Rahman

Ramadhan merupakan bulan terbaik untuk melakukan intropeksi diri di mana umat muslim diwajibkan oleh Allah SWT agar menahan diri dari hal-hal yang dapat membatalkan puasa.

Ini tentunya mengandung maksud untuk menumbuhkan kesadaran dan keinsyafan umat Islam dalam rangka memperbaiki diri dengan meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT.
Hal tersebut disampaikan Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto saat sambutan acara silahturahmi TNI dan Polri dalam rangka Safari Ramadhan 1440 H di Hanggar Skadron Udara 11 Lanud Sultan Hasanuddin Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu (11/5).

Panglima TNI mengatakan, dengan adanya bulan suci ini semoga persaudaraan kembali terjalin erat dan dengan melaksanakan ibadah puasa sesama anak bangsa saling memaafkan dan kembali merajut silaturahmi yang sedikit renggang akibat perbedaan pilihan.

"Semoga ibadah suci yang penuh barokah ini mendapatkan rahmat dan ridho Allah SWT sehingga kita menjadi orang-orang yang bertakwa, amiin ya robal alamin," ujarnya.

Selanjutnya, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menyampaikan bahwa kekayaan keanekaragaman yang ada pada bangsa Indonesia seyogyanya menjadi kekuatan.

"Potensi itu akan sangat kuat apabila kita menyadarinya dan berupaya untuk mengolahnya mejadi sebuah keunggulan," imbuh mantan Kepala Staf Angkatan Udara ini.

Hadi menegaskan bahwa keberagaman dan kebhinekaan itu seharusnya disyukuri karena akan menjadikan Indonesia negara kuat melebihi negara lain di dunia dengan kekayaan yang dimilikinya.

"Kepada seluruh masyarakat, prajurit TNI dan Polri, para ulama untuk menjadi pemersatu bangsa, marilah menjadi pembawa energi positif bagi lingkungan sekitar kita,” harapnya.

Hadi juga menyatakan bahwa Sulawesi Selatan khususnya kota Makassar merupakan barometer stabilitas di kawasan Indonesia tengah. 

"Oleh karenanya, TNI dan Polri sebagai aparat negara harus ekstra waspada dan bijak dalam menghadapi situasi paska Pemilu," tegasnya.

"TNI dan Polri memang tidak berpolitik praktis, namun demikian para prajurit TNI dan Polri beserta keluarga harus memiliki kesadaran demokrasi dan menjadi pelopor dalam bersikap menjunjung tinggi persatuan dan kesatuan bangsa," pungkasnya.
EDITOR:
Tag:

Kolom Komentar


Video

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

Kamis, 08 Agustus 2019
Video

Setelah Rekonsiliasi, Apa Buat Rakyat?

Jumat, 09 Agustus 2019
Video

Chappy Hakim - Tanah Air Udara ( Part1/1 )

Rabu, 14 Agustus 2019