Olah TKP, Densus 88 Temukan Alat-alat Perakit Bom Dan Sidik Jari

Kamis, 09 Mei 2019, 10:59 WIB
Laporan: Jamaludin Akmal

Argo Yuwono/RMOL

. Olah tempat kejadian perkara (TKP) bahan peledak di toko handphone di Jalan Muchtar Thabrani, Bekasi Utara, Kota Bekasi yang dilakukan Tim Densus 88 bersama Tim Identifikasi, Tim Labfor dan Tim Gegana telah usai. Polisi kembali menemukan beberapa bahan peledak.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Argo Yuwono mengatakan, setelah melakukan olah TKP pihak kepolisian mengamankan beberapa barang bukti yang digunakan untuk merakit bom.

"Tadi dari Jibom menemukan ada beberapa yang ada kaitannya dengan bom, jadi ada kabel yang tadi dicurigai yang diduga makanya dibawa sama Jibom. Yang kedua oleh Labfor ada yang dibawa yang diamankan serangkaian benda-benda yang diduga untuk meracik bom, jadi ada sendok ada saringan ada beberapa alat-alat yang diduga dikaitkan dengan pembuatan bom," tutur Argo kepada awak media usai melakukan olah TKP, Kamis (9/5).

Selain itu, Tim Identifikasi juga membawa beberapa barang bukti yang diduga sebagai alat yang digunakan untuk meracik bom serta menemukan sidik jari terduga teroris jaringan JAD Lampung dan JAD Bekasi.

"Ketiga dari Inafis atau identifikasi tadi ada beberapa barang yang dibawa juga, yang pertama menemukan sidik jari, kedua ada buku-buku yang dia belajar untuk membuat bahan peledak dan membuat juga ada tentang internet," ujar Argo.

"Dan ada beberapa tulisan-tulisan yang kita juga lakukan penyitaan dan juga ada bahan-bahan yang tidak ada kaitannya dengan jualan di sini aksesoris handphone," lanjutnya.

Dari keseluruhan, lanjut Argo, sebanyak lima kotak kardus yang berisi barang bukti dari terduga teroris untuk membuat bom diamankan. Selanjutnya, barang bukti tersebut langsung dibawa guna penyelidikan lebih lanjut.

"Banyak, ada beberapa empat dus atau lima dus di dalam itu yang memang digunakan untuk menyatukan bahan-bahan atau alat (meracik bom)," pungkasnya.

Usai melakukan olah TKP di toko handphone tersebut, Tim Densus 88 juga akan melakukan olah TKP tempat lainnya di daerah Babelan, Kabupaten Bekasi.

Kolom Komentar


Video

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

Kamis, 08 Agustus 2019
Video

Setelah Rekonsiliasi, Apa Buat Rakyat?

Jumat, 09 Agustus 2019
Video

Chappy Hakim - Tanah Air Udara ( Part1/1 )

Rabu, 14 Agustus 2019