Informasi Resmi, 3.000 Brimob Daerah Digeser Ke Jakarta Untuk Amankan Penetapan KPU

Selasa, 23 April 2019, 10:42 WIB | Laporan: Idham Anhari

Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Dedi Prasetyo/Net

Sekitar 3.000 personel Brimob dari berbagai Polda di seluruh Indonesia digeser ke Jakarta untuk membantu pengamanan Ibukota.

Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Dedi Prasetyo, menyampaikan bahwa pergeseran personel Brimob ini dalam rangka mengamankan seluruh rangkaian kegiatan tahapan pemilu hingga 22 Mei (penetapan Capres-Cawapres).

“Benar ada pergeseran Brimob Nusantara dalam rangka pengamanan rangkaian kegiatan pentahapan pemilu khususnya tahap penetapan," kata Dedi saat dikonfirmasi, Selasa (23/4).

Mantan Wakapolda Kalimantan Tengah ini menegaskan, perbantuan Brimob dari luar daerah bukan karena status keamanan Jakarta siaga 1.

“Bukan siaga 1, tapi kita tetap tidak boleh meremehkan, artinya karena seluruh potensi gangguan bisa terjadi di Jakarta, tetap harus diantisipasi,” terang Dedi.

Dalam informasi yang diterima redaksi, setiap Polda rata-rata mengirim 2 Satuan Setingkat Kompi (SSK).

3.000 Brimob dari luar daerah sudah berkedudukan di Jakarta berasal dari; 200 personel dari Polda Riau, 200 orang dari Polda Kaltim, 200 orang dari Polda Kalsel, 200 orang dari Polda Sumbar, 100 orang dari Polda Pangkal Pinang, 200 orang dari Polda Bengkulu, 300 orang dari Polda Sumut, 500 orang dari Polda Banda Aceh, 200 orang Polda NTB, 200 orang Polda Bali, 20 orang Polda Kaltim, 300 orang Polda Gorontalo dan 200 orang Polda Aceh.
Tag:

Kolom Komentar


loading