PENYERANGAN DI PAPUA

Proyek Infrastruktur Trans Papua Harus Dikerjakan TNI

Jumat, 07 Desember 2018, 15:01 WIB | Laporan: Bunaiya Fauzi Arubone

Kiki Syahnakri/RMOL

Pasca penyerangan kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Distrik Yigi, Kabupaten Nduga, Papua yang menewaskan 19 pekerja PT Istaka Karya dan satu prajurit TNI, pengerjaan proyek infratruktur Jalan Trans Papua harus dilanjutkan personel TNI.

Demikian usulan yang disampaikan Ketua Umum Persatuan Purnawirawan Angkatan Darat (PPAD), Letjend TNI (Purn) Kiki Syahnakri.

"Mendorong pemerintah untuk mendayagunakan Satuan Zeni TNI dalam melanjutkan pembangunan infrastruktur," katanya dalam konferensi pers di Aula PPAD, Matraman, Jakarta Timur, Jumat (7/12).

Hal itu menurutnya justru demi keamanan dari para pekerja proyek infrastruktur itu sendiri.

"Terutama di daerah-daerah yang dinilai rawan gangguan GSB-OPM," ujarnya.

Kelompok bersenjata yang meresahkan masyarakat Papua itu sangat ingin memisahkan diri dari NKRI. Kiki bahkan enggan menyebut mereka sebagai KKB. Dia lebih memilih memanggil mereka dengan sebutan Gerombolan Separatis Bersenjata Organisasi Papua Merdeka (GSB-OPM) yang mestinya penanganannya dipimpin oleh TNI. [lov]

Editor:

Kolom Komentar