Kadispenal: KRI Spica 934 Perkuat TNI AL

kri spica 934/net

RMOL. TNI Angkatan Laut kembali diperkuat oleh satu unsur KRI jenis OSV (Oceanographic Offshore Support Vessel) atau BHO (Bantu Hidro Oseanografi) yang pembangunannya dilaksanakan oleh galangan kapal OCEA di Perancis.

"Rencananya acara penyambutan kedatangan KRI Spica-934 akan dilaksanakan pada hari Senin (21/12) mendatang, di Dermaga Kolinlamil Jakarta Utara oleh Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Ade Supandi, S.E., M.A.P," ujar Kadispenal Laksma TNI M Zainudin kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu, (16/12).

Bila kapal jenis BHO pertama diberi nama KRI Rigel-933, jelas Kadispenal, kini kapal kedua dari dua unit yang dipesan diberi nama KRI Spica dengan nomer lambung 934 dan resmi meluncur 3 Agustus 2015 lalu dari Les Sables d’Olonne Perancis.

"KRI Spica-934 memiliki panjang 60 meter ditenagai dua mesin diesel 8V 4000 M53 untuk dua propeller. Kapal ini dapat melaju hingga kecepatan maksimum 14 knots. Sementara untuk jarak jelajahnya mencapai 4.400 nautical mile pada kecepatan 12 knots," ujar Laksma TNI M Zainudin.

Menurut Kadispenal, kapal ini mampu menghadapi gelombang laut sampai level sea state six. KRI Spica-934 dapat menampung 30 awak dan 16 personel tambahan. Kapal BHO terbaru TNI AL ini mampu berlayar terus-menerus selama 20 hari.

"Secara asasi KRI Spica-934 berfungsi sebagai kapal riset dan survei, namun demikian juga dapat menjalankan peran sebagai kapal patroli, sebab KRI Spica-934 dibekali meriam PSU Rheinmetall kaliber 20 mm pada haluan, serta dua pucuk SMB (senapan mesin berat) M2HB kaliber 12,7 mm di geladak buritan," terang alumnus AAL 87 ini.

Ditambahkan, sebagai elemen inti dari fitur kapal ini adalah perlengkapan penunjang misi oseanografi, seperti KRI Rigel-933 dilengkapi perangkat single beam echo sounder jenis Kongsberg’s EA600 dan multibeam systems EM2040 dan EM302. Lebih canggih lagi, setiap OSV dibekali autonomous underwater vehicle (AUV) tipe Kongsberg Maritime’s Hugin 1000. Perangkat yang kerap disebut ROV (remotely operated vehicle) ini sanggup mengemban misi survei bawah air hingga kedalaman 1.000 meter. [sam]
EDITOR:

Kolom Komentar


Video

Pendemi Covid-19, Ilhami Sari Rogo Wujudkan Agrowisata Unila dan Hortipark Pesawaran

Selasa, 01 Desember 2020
Video

Sari Rogo Dan Kerikil Agrowisata Unila

Selasa, 01 Desember 2020
Video

Anies Baswedan Positif Covid-19

Selasa, 01 Desember 2020

Artikel Lainnya

Aksi Mahasiswa Papua Di Monas, Peringati Kemerdekaan Papua Barat
Keamanan

Aksi Mahasiswa Papua Di Mona..

01 Desember 2020 15:26
Pasukan Khusus TNI Telah Diterbangkan Bantu Satgas Tinombala Tumpas MIT
Keamanan

Pasukan Khusus TNI Telah Dit..

01 Desember 2020 14:33
Gus Nabil PDIP Minta Polisi Terbuka Soal Insiden Pembunuhan Di Sigi
Keamanan

Gus Nabil PDIP Minta Polisi ..

28 November 2020 22:21
Setara Institute Minta Satgas Tinombala Optimal Buru Kelompok MIT
Keamanan

Setara Institute Minta Satga..

28 November 2020 19:15
Forum Satu Bangsa Minta Polisi Usut Dugaan Pembakaran Gereja Dan Pembunuhan Di Sigi
Keamanan

Forum Satu Bangsa Minta Poli..

28 November 2020 12:48
KKB Kembali Serang TNI, Tiga Prajurit Terluka Dan Diangkut Helikopter
Keamanan

KKB Kembali Serang TNI, Tiga..

27 November 2020 03:31
Harapan Tokoh Papua: Pangdam Baru Harus Tindak Tegas Pengacau Keamanan
Keamanan

Harapan Tokoh Papua: Pangdam..

24 November 2020 03:24
Penurunan Baliho Habib Rizieq Direstui Panglima, Tapi Tidak Ada Perintah Langsung
Keamanan

Penurunan Baliho Habib Rizie..

24 November 2020 02:55